Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,— Ajang Grand Final Mojang Jajaka Ciamis 2025 yang digelar di Islamic Center, Sabtu malam (2/8/2025), resmi melahirkan para duta baru yang akan membawa nama baik daerah di kancah lebih luas.
Dari total 219 pendaftar, 15 finalis terpilih siap mengemban tanggung jawab sebagai duta promosi pariwisata Ciamis, sekaligus mewakili Tatar Galuh ke tingkat Provinsi Jawa Barat.
Ketua Yayasan Mojang Jajaka Ciamis, Anggi Hilman Hariri, menegaskan bahwa mereka yang terpilih bukan semata-mata berdasarkan penampilan.
Tetapi juga dilihat dari kemampuan, kontribusi, serta potensi untuk mempromosikan Ciamis secara luas.
“Kita bukan sedang memilih siapa yang paling unggul di panggung, tetapi siapa yang mampu menjadi representasi daerah ini, yang bisa memperkenalkan potensi wisata dan budaya lokal ke luar,” ujar Anggi.
Mojang Jajaka Sejalan Dengan Visi
Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Ciamis pun sangat kuat.
Kepala Dinas Pariwisata, Heryan Rusyandi, menyatakan bahwa program Mojang Jajaka telah selaras.
Khususnya dengan arah pengembangan destinasi wisata dan ekonomi kreatif yang tengah digalakkan pemerintah.
“Kami ingin agar Mojang Jajaka tak hanya tampil cantik dan gagah, tapi juga paham akan potensi daerah, mampu memasarkan budaya Galuh, serta punya wawasan promosi digital,” jelas Heryan.
Melalui proses panjang sejak tahap audisi, pembekalan, hingga malam grand final, para finalis dibekali berbagai ilmu.
Mulai dari public speaking, kepariwisataan, budaya lokal, hingga pelatihan media sosial sebagai sarana promosi modern.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman, yang mewakili Bupati Herdiat Sunarya dalam sambutan resmi.
Menyampaikan harapannya agar para Mojang dan Jajaka terpilih menjadi figur yang tidak hanya dikenal di tingkat kabupaten, tapi juga mampu bersaing di level provinsi bahkan nasional.
“Kami berharap Mojang dan Jajaka menjadi ujung tombak promosi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif Ciamis. Mereka ini duta yang akan mengenalkan Kabupaten Ciamis ke luar,” ujar Andang.
Selain sebagai duta wisata, para Mojang dan Jajaka juga diharapkan mampu terlibat aktif dalam berbagai agenda pemerintah daerah.
“Termasuk promosi UMKM lokal, pengembangan destinasi, dan edukasi pariwisata berkelanjutan,” ucap Andang.
Dengan semangat dan tekad para finalis, serta dukungan penuh dari Pemkab dan masyarakat.
Andang meyakini Mojang Jajaka Ciamis 2025 akan membawa warna baru dalam promosi potensi daerah.
“Duta promosi pariwisata Ciamis harus siap melangkah lebih jauh, memperkenalkan kekayaan budaya Galuh ke seluruh penjuru negeri,” pungkasnya.


















