CIAMIS ~ Personel Polsek Rancah Polres Ciamis Polda Jabar bersama Koramil Rancah dan warga masyarakat melaksanakan gerakan mitigasi bencana di wilayah Desa Cisontrol. Mitigasi ini dilakukan di Dusun Kertajaga, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (7/2/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Anggota Bhabinkamtibmas Desa Cisontrol Polsek Rancah Polres Ciamis Polda Jabar Aipda Arindra Agust Mardika, bersama Babinsa dari Koramil Rancah. Mereka bersama warga melakukan penandaan terhadap pohon rawan tumbang yang berada di sekitar pemukiman warga, jalan penghubung, serta jalur aktivitas masyarakat di Dusun Kertajaga, Desa Cisontrol.
Kapolres Ciamis Polda Jabar AKBP Akmal, SH., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rancah Kompol Aan Supriatna mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas TNI-Polri bersama masyarakat dalam upaya mitigasi bencana. Tujuannya untuk mengantisipasi dan mencegah jatuhnya korban jiwa akibat bencana alam yang tidak dapat diprediksi kedatangannya.
“Pohon yang telah ditandai dan didata kepemilikannya akan segera ditebang jika membahayakan lingkungan atau rumah warga. Langkah ini dilakukan untuk mencegah pohon tumbang yang dapat merusak rumah warga akibat angin kencang atau cuaca ekstrem di Dusun Kertajaga, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah,” ujar Kompol Aan Supriatna.
Sementara itu, Danramil Rancah Kapten Infanteri Sutrisno menambahkan, kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
“Kami dari TNI selalu siap bersinergi dengan Polri dan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana. Kami ingin memastikan lingkungan tetap aman dan masyarakat bisa beraktivitas tanpa rasa khawatir terhadap ancaman pohon tumbang akibat cuaca ekstrem,” kata Kapten Inf Sutrisno.
Kapolsek Rancah juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bencana alam.
“Apabila berada di lokasi rawan saat angin kencang atau hujan deras, segera lakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman untuk mencegah timbulnya korban. Bencana alam tidak bisa diprediksi, tapi kita bisa mengantisipasi dampaknya,” pungkas Kompol Aan Supriatna.***



















Respon (0)