Jakarta,kondusif.inewsciamis.com/— Pertamina menulis babak baru dalam sejarah energi Indonesia. Lewat inovasi Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak jelantah, perusahaan energi pelat merah itu berhasil mengubah limbah dapur menjadi bahan bakar pesawat yang ramah lingkungan.
Langkah ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong transisi energi berkelanjutan menuju Net Zero Emission (NZE) 2060.
Dalam ajang Indonesia International Sustainable Forum (IISF) 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (11/10).
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menyebut pengembangan SAF dari Used Cooking Oil (UCO) sebagai bukti nyata kemampuan Indonesia memimpin energi hijau di kawasan.
“Kami telah menggunakan SAF dari minyak goreng masyarakat untuk terbang. Jadi ini bukan hanya tentang mengurangi emisi karbon, tetapi juga bagian dari ekonomi sirkular, karena masyarakat dapat menukar minyak jelantah menjadi rupiah,” ujar Agung.
Menurutnya, inovasi tersebut mampu menekan emisi karbon hingga 84 persen dibanding bahan bakar avtur konvensional.
Selain itu, program ini membuka lapangan kerja baru di sektor energi hijau sekaligus memberi nilai ekonomi bagi masyarakat yang berpartisipasi dalam pengumpulan minyak jelantah.
Pertamina sebelumnya sukses mengembangkan program biodiesel dari B20, B30 hingga B40, yang terbukti mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan memperkuat kemandirian energi nasional.
Kini, SAF menjadi tonggak baru yang membawa transisi energi Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.
“Transformasi energi ini bukan hanya perjalanan ekonomi, tapi juga perjalanan ekologi. Pertamina menempatkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di inti setiap langkahnya,” tegas Agung.
Dengan inovasi ini, Pertamina tak hanya memperkuat posisi sebagai pemimpin energi nasional.
Tetapi juga menunjukkan kepada dunia bahwa minyak jelantah pun bisa membawa pesawat terbang menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Sumber : (Siaran Pers Pertamina)


















