banner 728x250

Livina Maut Seruduk Warung Nasi Goreng di Garut, Penjual Tewas di Tempat

banner 120x600
banner 468x60

Garut,kondusif.inewsciamis.com/,- Kecelakaan Garut, Sebuah kecelakaan maut mengguncang Jalan Raya Ciledug, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Minggu malam (12/4/2026).

Satu unit mobil Nissan Grand Livina hilang kendali hingga menyapu dua sepeda motor dan menghantam sebuah warung nasi goreng. Tragisnya, insiden ini merenggut nyawa sang penjual nasi goreng.

banner 325x300

​Peristiwa mencekam ini terjadi tepat di depan Bank Mega sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat itu, suasana malam yang tenang mendadak pecah oleh dentuman keras saat mobil bernopol B 1656 BKU tersebut menyeruduk lokasi kejadian.

​Kronologi Kejadian

​Kasat Lantas Polres Garut, AKP Luky Martono, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan oleh MS (68) melaju dari arah Pertigaan Gedung Jangkung menuju Sukadana.

Setibanya di jalan lurus, mobil tersebut melesat dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya sang sopir kehilangan kendali.

​”Mobil diduga melaju sangat kencang sehingga pengemudi gagal menguasai kendaraan. Akibatnya, mobil oleng ke kiri dan menyambar dua motor Honda Beat yang sedang parkir,” ujar Luky saat dikonfirmasi, Senin (13/4).

​Tak berhenti di situ, laju mobil yang tak terkendali terus melesat hingga menghantam warung nasi goreng.

Benturan keras tersebut mengenai pemilik warung dan pembeli yang tengah berada di lokasi.

​Satu Korban Tewas dan Tiga Luka-Luka

​Amukan mobil “maut” ini memakan korban jiwa.

Penjual nasi goreng, Cecep (61), warga Garut Kota, dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat luka parah yang dideritanya.

​Selain korban jiwa, polisi mencatat tiga orang lainnya mengalami luka-luka, antara lain:

​Diana (59), pemilik warung, mengalami luka berat.

​Koswara (26), seorang pembeli, mengalami luka berat.

​Hakim (8), seorang pelajar, mengalami luka ringan.

​Para korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Sementara itu, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 30 juta akibat kerusakan kendaraan dan hancurnya bangunan warung.

​Polisi Dalami Kelalaian Sopir

​Unit Gakkum Satlantas Polres Garut bergerak cepat melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kuat kecelakaan ini terjadi akibat faktor kelalaian manusia.

​”Dugaan sementara, pengemudi kurang berhati-hati dan memacu kendaraan melampaui batas kecepatan normal. Kami masih memeriksa saksi-saksi dan mendalami penyebab pasti kecelakaan ini,” tegas Luky.

​Atas kejadian memilukan ini, Polres Garut kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas.

​”Utamakan keselamatan di atas kecepatan agar tragedi serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *