banner 728x250
News  

Literasi Digital Tasikmalaya Diperkuat Lewat Sosialisasi SIBI

banner 120x600
banner 468x60

Tasikmalaya,kondusif.inewsciamis.com/,– Literasi digital Tasikmalaya mendapat perhatian serius melalui kegiatan sosialisasi Sistem Informasi Buku Indonesia (SIBI) yang digelar di Aula Hotel Harmoni, Selasa (10/6/2025).

Sekitar 100 kepala sekolah dan guru dari tingkat TK hingga SMA/SMK di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya hadir dalam kegiatan ini.

banner 325x300

SIBI merupakan platform digital yang menyediakan ribuan judul buku, baik teks maupun non-teks, yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

Kehadiran platform ini diharapkan menjadi solusi atas tantangan literasi di era digital, sekaligus memperluas akses bacaan berkualitas.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Dr. H. Tedi Setiadi, M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa penguatan literasi adalah amanat Undang-Undang Sistem Perbukuan.

“SIBI menjadi jawaban atas pentingnya ekosistem perbukuan yang terjangkau dan berkualitas. Ini peluang emas untuk membudayakan membaca,” ujarnya.

Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Dr. Muhammad Yusro, S.Pd., M.T., turut memberi apresiasi kepada para peserta.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan bagian dari transformasi pendidikan nasional berbasis teknologi.

“Bapak dan Ibu sekalian adalah bagian penting dari perubahan. Semoga ini menjadi momen bersejarah yang membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, H. Ferdiansyah, S.E., M.M., menyoroti peran SIBI dalam pemerataan pendidikan.

Ia menyebut platform ini menyediakan buku-buku Kurikulum Merdeka serta materi belajar lain dalam bentuk teks, audio, maupun interaktif.

“Literasi digital tidak hanya untuk siswa, tapi juga untuk orang tua dan pembelajar sepanjang hayat. Ini instrumen penting untuk mendukung pendidikan inklusif,” tegasnya.

Dengan kehadiran SIBI, para pendidik di Tasikmalaya diharapkan menjadi ujung tombak penggerak literasi digital.

Kegiatan ini juga menjadi langkah awal menuju terbentuknya budaya belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *