Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/– Korban Keracunan Kawali, Kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Ciamis. Setelah sebelumnya menimpa siswa SMPN 4 Pamarican, kini giliran siswa SDN 1 Sindangsari Kawali yang menjadi korban.
Tercatat 17 anak harus mendapat perawatan medis di Puskesmas Kawali, dan tujuh di antaranya sudah diperbolehkan pulang.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, turun langsung menjenguk para korban di Puskesmas Kawali, Jumat (3/10/2025).
Kehadiran orang nomor satu di Ciamis itu disambut haru oleh para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka.
Dengan penuh perhatian, Herdiat menyapa satu per satu korban, menanyakan kondisi, sekaligus memberikan semangat agar segera pulih.
“Mudah-mudahan cepat sembuh semuanya. Tapi saya sangat prihatin dengan pengelolaan SPPG yang boleh dikatakan ceroboh, tidak higienis, dan diberikan kepada anak-anak,” tegas Herdiat saat diwawancara di lokasi.
Bupati juga mengungkapkan informasi yang ia dapatkan langsung dari siswa.
Menurut keterangan anak-anak, ada makanan yang kondisinya tidak seperti biasanya.
“Ada bau, ada lendir dari bubur kacang sama puding,” ujarnya.
SPPG Ditutup Sementara
Herdiat menambahkan, berdasarkan informasi terakhir yang diterimanya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok menu MBG di Kawali telah dihentikan sementara operasionalnya.
Penutupan itu berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan, sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Bupati menekankan agar kasus ini menjadi perhatian serius bagi pengelola dapur MBG, tidak hanya di Ciamis, tetapi juga secara nasional.
“Ini program pemerintah, program Pak Presiden. Harus betul-betul ditangani dengan baik. Jangan hanya melihat keuntungan, sementara kesehatan dan higienis diabaikan,” tegasnya.
Hingga Jumat sore, kondisi sebagian besar siswa yang sempat mengalami mual, muntah, hingga sakit perut mulai membaik.
Meski demikian, beberapa anak masih menjalani observasi intensif di Puskesmas Kawali.
Pemerintah daerah memastikan penanganan medis bagi seluruh korban berjalan maksimal, sembari menunggu investigasi penyebab pasti dugaan keracunan MBG ini.
Sebelumnya, istri Bupati Ciamis, Kania Sunarya, telah lebih dulu datang menjenguk korban pada Jumat siang.
Sama seperti Herdiat, Kania memberikan perhatian dengan menyapa para siswa satu per satu serta mendoakan mereka agar lekas sembuh.
Hingga berita ini diturunkan, sebagian korban dilaporkan mulai menunjukkan kondisi yang membaik, meski beberapa masih harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas Kawali.
Sementara itu, investigasi penyebab dugaan keracunan MBG terus dilakukan oleh pihak terkait, sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.


















