Pangandaran,kondusif.inewsciamis.com/– Kontestasi Ketua PGRI Kabupaten Ciamis untuk masa bakti 2025–2030 menyisakan dinamika menarik. Dari total 7 bakal calon ketua (F1) yang diajukan, hanya dua nama yang bertahan hingga tahap akhir: Edi Rusdiana dan Aris Gunanto.
Lima calon lainnya memilih mundur secara sukarela sebelum proses pemungutan suara.
Data ini terungkap dalam pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konkab) PGRI Ciamis yang berlangsung dua tahap Sabtu (28/6) di Ciamis
Sementara itu, untuk persidangan pleno I–IV, dan Senin (30/6) di Hotel Sinar Rahayu 4, Pangandaran, untuk agenda pemilihan.
Menurut Ketua Panitia, Nanang Budiawan, pemilihan kali ini melibatkan 410 peserta dengan hak suara, terdiri dari 28 pengurus cabang.
Kemudian, 131 pengurus ranting, dan 230 suara lainnya, termasuk unsur fungsional dan satuan pendidikan. Total suara mencapai 723.
Adapun kandidat wakil ketua (F2) sebanyak 17 orang, dan unsur tambahan lainnya 55 orang.
Mundurnya mayoritas bakal calon F1 membuat pemilihan mengerucut cepat menjadi kontestasi dua arah.
Meski tidak dijelaskan secara rinci alasan pengunduran diri, banyak peserta menduga ada kecenderungan dukungan kuat terhadap nama tertentu yang sejak awal telah memiliki jejaring luas.
“Persaingan tetap sehat, tetapi kita lihat sendiri hanya dua calon yang betul-betul siap maju. Ini menunjukkan seleksi internal organisasi berjalan secara alamiah,” kata salah satu pengurus cabang yang enggan disebutkan namanya.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengingatkan pentingnya menjaga suasana musyawarah tetap damai dan konstruktif.
“Silakan bersaing, tapi jangan ada gontok-gontokan. Setelah ini kita tetap harus bersatu kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Jawa Barat Ahmad Juhana menekankan pentingnya regenerasi dan soliditas.
“Kita butuh pemimpin yang mampu bangun loyalitas, akuntabilitas, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” katanya.
Kini, semua mata tertuju pada dua figur tersisa: Edi Rusdiana dan Aris Gunanto.
Siapapun yang terpilih, beban besar sudah menanti memperjuangkan nasib guru, menjaga marwah organisasi, dan memastikan PGRI tetap hadir di garis depan dunia pendidikan Ciamis.


















