banner 728x250
News  

KKN INU Tasikmalaya Tutup Pengabdian dengan Santunan Anak Yatim-Piatu

banner 120x600
banner 468x60

Tasikmalaya, kondusif.inewsciamis.com/ – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Nahdlatul Ulama (INU) Tasikmalaya resmi menutup kegiatan mereka di Desa Tawang Banteng dengan aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim-piatu. Bekerja sama dengan Hidayah Berbagi Indonesia (HBI), para mahasiswa membagikan puluhan paket beras serta santunan uang tunai kepada anak-anak yang membutuhkan. Kegiatan ini digelar pada Senin (24/2/2025) sebagai wujud kepedulian sekaligus ungkapan terima kasih kepada masyarakat setempat.

Harapan Mahasiswa untuk Keberlanjutan Program

Ketua KKN INU Desa Tawang Banteng, Reni Dwi Septiani, mengungkapkan bahwa 40 hari pengabdian di desa tersebut telah memberikan banyak pelajaran berharga bagi para mahasiswa. Mereka merasa berat hati harus meninggalkan desa yang sudah menjadi rumah kedua selama masa KKN.

banner 325x300

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dosen Pembimbing Lapangan yang telah membimbing dan mengarahkan kami selama kegiatan KKN ini,” ujarnya.

Tak hanya kepada dosen pembimbing, Reni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Desa Tawang Banteng atas sambutan hangat serta dukungan yang diberikan selama pelaksanaan program-program KKN.

“Kami berharap program-program yang telah kami laksanakan selama KKN ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi awal dari kerja sama lebih lanjut antara kami dan masyarakat,” tambahnya.

Meski begitu, Reni menyadari bahwa masih ada kekurangan dalam pelaksanaan program.

“Saya ingin mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekurangan yang telah kami lakukan,” katanya.

Ia berharap pengalaman selama KKN bisa menjadi bekal bagi seluruh mahasiswa dalam meningkatkan profesionalisme di masa depan.

“Terima kasih atas segala dukungan dan kerja sama yang telah diberikan kepada kami. Semoga kita semua dapat terus menjalin hubungan yang baik dan saling mendukung dalam mencapai tujuan serta cita-cita bersama,” tutupnya.

Silaturahmi Harus Tetap Terjaga

Dosen Pembimbing Lapangan, Alfi Ahmad Hariri, S.E., S.H., M.H., turut memberikan pesan kepada mahasiswa dan masyarakat agar tetap menjaga hubungan baik meskipun kegiatan KKN telah resmi berakhir.

“Jangan putuskan silaturahmi setelah selesainya KKN ini, karena ini hanya bagian dari seremonial. Apa pun yang bisa dibantu, mahasiswa akan membantu sesuai dengan amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi agar dapat diaplikasikan di lapangan,” pungkasnya.

Aksi sosial ini menjadi penutup manis bagi perjalanan KKN INU Tasikmalaya di Desa Tawang Banteng. Selain meninggalkan berbagai program bermanfaat, mahasiswa juga berharap kehadiran mereka memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.***

Jurnalis: Nurhaeni

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *