banner 728x250

Kisah Sukses Mahandika: Replika Supercar Buatan Lokal Masuk Film Hollywood

banner 120x600
banner 468x60

kondusif.inewsciamis.com/, Nama Mahandika Bayu Aji kian bersinar di dunia otomotif kreatif Tanah Air. Pemuda asal Kota Batu, Jawa Timur ini berhasil mencuri perhatian, bukan karena gelar akademik tinggi, tetapi lewat tangan dinginnya yang mampu menyulap mobil-mobil bekas menjadi replika supercar menawan.

Karyanya bahkan telah melanglang buana hingga ke Amerika Serikat dan tampil sebagai properti film layar lebar.

banner 325x300

Mahandika Bayu Aji Belajar Otodidak, Modal Keberanian

Dikenal dengan sapaan Dika, pemuda lulusan SMP ini mengawali perjalanannya secara otodidak.

Ketertarikannya pada mobil mewah ia salurkan dengan belajar dari video di YouTube dan pengalaman kerja di bengkel.

Tahun 2019 menjadi titik awal ia serius menekuni proyek replika.

Saat itu, sebuah mobil Mazda tua ia rombak menjadi replika Lamborghini menggunakan bodi berbahan fiberglass.

Butuh waktu sekitar satu tahun untuk menyelesaikan karya perdananya.

Berdirinya MBA Workshop

Usaha kreatif Dika kemudian berkembang menjadi bengkel profesional yang ia beri nama MBA Workshop. Bengkel tersebut berlokasi di Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Di tempat inilah berbagai mobil replika lahir, mulai dari Lamborghini Aventador SVJ, Huracan, hingga Ford Mustang dan Shelby Cobra.

Meski tampak seperti mobil mewah sesungguhnya, seluruh unit yang diproduksi mengandalkan rangka dan mesin mobil bekas.

Proses produksinya memakan waktu antara 8 bulan hingga 1 tahun per unit.

Tembus Pasar Ekspor dan Properti Film

Tak hanya memenuhi pesanan dari dalam negeri, Dika kini juga menerima pesanan dari luar negeri, termasuk Amerika Serikat.

Pelanggannya tersebar hingga ke negara bagian California dan Florida. Menariknya, banyak produser film Hollywood yang memilih menggunakan mobil replika karya Dika sebagai properti syuting, terutama untuk adegan kehancuran atau aksi ekstrem.

Ini dinilai jauh lebih efisien dibandingkan menggunakan mobil asli dengan harga miliaran.

Lebih lanjut, kesuksesan Dika mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Batu. Penjabat Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, bahkan datang langsung ke bengkel untuk melihat proses produksi sekaligus memberikan dukungan.

Namun di sisi lain, Dika juga menghadapi tantangan. Ia mengungkapkan bahwa perhatian dari pemerintah pusat masih minim, terutama dalam hal pemberdayaan UMKM. Yang sering datang justru petugas pajak, bukan bantuan untuk pengembangan usaha.

Perjalanan Mahandika Bayu Aji membuktikan bahwa keterbatasan pendidikan tidak menjadi penghalang untuk meraih pencapaian besar.

Dengan ketekunan, kreativitas, dan kemauan belajar yang tinggi, ia kini menjadi inspirasi banyak anak muda di Indonesia.

Karyanya bukan hanya soal mobil, tetapi tentang mimpi yang bisa diwujudkan lewat kerja keras dan keyakinan.

(Berbagai sumber).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *