banner 728x250
News  

KH Asep Saeful Millah Wafat, Umat Islam Ciamis Kehilangan Sosok Ulama Karismatik

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/ — Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti warga Tatar Galuh Ciamis dan umat Islam di berbagai daerah. KH. Drs. Asep Saeful Millah, Pimpinan Pondok Pesantren Ar-Risalah Cijantung VI, dikabarkan meninggal dunia di RS Santo Borromeus Bandung, Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 19.30 WIB.

Sebelum wafat, almarhum sempat menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya. Kabar tersebut menyebar cepat dan menimbulkan duka mendalam di kalangan umat Islam Ciamis.

banner 325x300

Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kabupaten Ciamis sekaligus pemilik PT. Media Kondusif Pratama, Kang Rifa’i, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya KH Asep Saeful Millah.

Menurutnya, kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi umat Islam, khususnya di Ciamis. Beliau dikenal sebagai ulama karismatik, panutan, dan pembimbing spiritual masyarakat.

“Beliau bukan hanya pendakwah, tetapi teladan dalam kesederhanaan dan keteguhan iman,” ujar Kang Rifa’i.

Ia menambahkan, kiprah KH Asep dalam menyebarkan dakwah dan mengajak umat kepada kebaikan sangat luar biasa.

“Semasa hidupnya, beliau senantiasa mengajak kita memperkuat iman, memperbanyak amal, dan menjaga ukhuwah Islamiyah,” ucapnya dengan nada haru.

M. Rifa'i Ketua IPJI Ciamis
M. Rifa’i Ketua IPJI Ciamis

Kang Rifa’i juga mengenang almarhum sebagai penceramah kondang di masanya.

Dalam setiap ceramah, beliau dikenal tegas namun penuh kelembutan dan kasih.

“Saya beberapa kali mendampingi beliau dalam tabligh akbar,” tuturnya. “Suara beliau lantang, penyampaiannya jelas, dan selalu menyejukkan hati jamaah.”

Nasihat KH Asep Saeful Millah Menyentuh Hati

Menurutnya, banyak jamaah selalu merindukan tausiah KH Asep Saeful Millah karena nasihatnya menyentuh dan mudah dipahami.

Lebih jauh, Kang Rifa’i mengenang saat anak pertamanya menimba ilmu di Pondok Pesantren Ar-Risalah. Di sanalah ia sering mendengar langsung nasihat KH Asep.

“Beliau selalu berpesan agar menjaga keimanan, memperbanyak ibadah, dan menebar kebaikan kepada sesama,” ungkapnya mengenang.

Ia menilai, wafatnya KH Asep bukan hanya kehilangan bagi keluarga besar Ar-Risalah, tetapi juga bagi dunia dakwah di Tatar Galuh.

“Umat Islam kehilangan panutan dan sumber ilmu yang luar biasa,” ucapnya. “Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan segala khilafnya diampuni.”

Kang Rifa’i pun menutup pernyataannya dengan doa untuk almarhum. “Kami berharap beliau mendapat maghfirah dan ridho Allah SWT.”

“Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kesabaran dan ketabahan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *