Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– Ketidakhadiran istri almarhum Yana D Putra dalam Sidang Paripurna Hari Jadi ke-383 Kabupaten Ciamis menuai sorotan tajam dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Ciamis.
Fraksi mempertanyakan kinerja panitia yang dianggap abai terhadap sosok yang memiliki peran besar dalam sejarah pemerintahan daerah.
Ketua Fraksi PAN, Ramli Mahmud, menilai ada kekeliruan serius dalam proses penyusunan undangan resmi.
“Kami awalnya mengira beliau berhalangan hadir karena sesuatu. Tapi setelah dikonfirmasi, ternyata memang tidak diundang. Ini mengecewakan,” ujar Ramli, Kamis malam (12/6/2025).
Menurut Ramli, Ibu Gitta, istri dari almarhum Wakil Bupati dua periode, H. Yana D Putra selalu hadir dalam acara-acara kenegaraan, apalagi yang menyangkut sejarah daerah.
Ketidakhadiran kali ini dianggap mencederai etika penghargaan terhadap jasa almarhum dan keluarganya.
“Jangan dilupakan, almarhum H. Yana dan Pak Herdiat adalah pasangan kepala daerah yang dipilih rakyat dua kali berturut-turut,” ucapnya.
“Sayangnya, beliau wafat sebelum pencoblosan. Sosok seperti itu seharusnya tetap diberi tempat dalam sejarah, termasuk melalui kehadiran keluarga di acara resmi,” tambahnya.
Evaluasi Panitia Hari Jadi Ciamis
Fraksi PAN menyatakan tidak menuding langsung Bupati Herdiat atas kejadian ini. Untuk itu dimohon mengevaluasi kinerja panitia hari Jadi Kabupaten Ciamis.
“Kami yakin ini murni keteledoran panitia. Pak Herdiat selalu menjunjung tinggi kebersamaan, bahkan sejak almarhum masih hidup,” ucap Ramli.
PAN menyayangkan jika aspek historis dan penghormatan terhadap tokoh daerah tak diperhatikan dalam momen penting seperti Hari Jadi Ciamis.
Ramli menegaskan, pihaknya akan menyampaikan hal ini secara resmi ke DPD PAN untuk ditindaklanjuti.
“Penghargaan terhadap yang telah berpulang bukan hanya soal simbol, tetapi juga cerminan adab dan karakter pemerintahan. Ini bukan persoalan teknis semata,” tandasnya.
Fraksi PAN berharap ke depan tidak ada lagi kelalaian semacam ini, terutama menjelang momen-momen politik penting seperti pilkada.
Penyelenggara acara pemerintah diminta lebih teliti dan sensitif dalam menyusun daftar tamu, khususnya tokoh-tokoh yang telah berjasa dan keluarganya.
“Kami hanya ingin semua yang pernah berjuang untuk Ciamis, termasuk almarhum Yana D Putra, tetap dihargai. Itu bagian dari menjaga sejarah dan martabat daerah,” pungkasnya.


















