banner 728x250
News  

Kepala KCD XIII Jawa Barat Tanggapi Tuntutan Mundur:“Kami Serahkan ke Pimpinan”

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,Kepala KCD 13 Tuntutan Mundur,- Aksi demonstrasi yang digelar SAPMA Pemuda Pancasila Ciamis pada Kamis (17/7/2025) di Kantor KCD Wilayah XIII berlangsung panas. Dalam orasinya, massa mendesak Kepala KCD 13 Widhy Kurniatun, agar segera mengundurkan diri dari jabatannya karena dianggap gagal menjalankan fungsi pelayanan pendidikan.

Tuntutan mundur dilontarkan langsung di hadapan Kepala KCD yang hadir di tengah aksi.

banner 325x300

Massa menyebut berbagai dugaan bobroknya pelayanan, mulai dari pungutan liar, penggiringan sekolah ke travel.

Hingga buruknya layanan pendidikan di wilayah seperti Tambaksari.

Menanggapi langsung desakan itu, Widhy Kurniatun menyatakan tidak akan mengambil keputusan sendiri.

Dan menyerahkan segala proses penilaian kepada pihak yang berwenang di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Jawaban Kepala KCD 13, Tuntutan Mundur

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya jika dianggap kinerja kami kurang memuaskan. Saya menerima seluruh aspirasi dan kritik. Tapi, terkait jabatan, kami adalah birokrat Pemerintah Provinsi, jadi kami serahkan semua itu ke pimpinan,” ujarnya.

Sikap ini disampaikan setelah rekaman audio berisi dugaan pungli diputar di hadapan massa.

Meski massa menyatakan rekaman berasal dari pihak sekolah, Widhy mengatakan semua itu akan ia klarifikasi di jalur yang semestinya.

Sementara itu, SAPMA menegaskan mereka tidak akan meninggalkan lokasi sebelum Kepala KCD menyatakan secara langsung pengunduran dirinya.

Kantor KCD bahkan sempat disegel secara simbolik oleh massa sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Widhy.

Jika tidak ada tindakan tegas, massa mengancam akan kembali turun aksi dengan jumlah lebih besar.

“Kalau tidak mundur hari ini secara baik-baik, kami akan datang lagi. Lebih banyak, lebih besar. Ini baru seperempat kekuatan,” tegas salah satu orator aksi.

banner 325x300

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *