banner 728x250
News  

Kecelakaan Maut di Cijeungjing Ciamis Tewaskan Pemotor Asal Baregbeg

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– Kecelakaan maut di Cijeungjing Ciamis terjadi pada Jumat pagi, 6 Juni 2025, sekitar pukul 08.25 WIB, tepatnya di Jalan Raya Cijeungjing, Dusun Karanglayung, Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Informasi yang dihimpun, korban meninggal dunia diketahui bernama Muhamad Gerry (28), warga Dusun Bangunsirna, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg.

banner 325x300

Ia mengendarai sepeda motor bernomor polisi Z 4061 TB dari arah Barat (Cijeungjing) menuju Timur (Cisaga).

Diduga kehilangan kendali, sepeda motornya oleng ke jalur kanan dan bertabrakan dengan mobil Toyota Fortuner VRZ R 1011 XB yang dikemudikan oleh Adi Permana (22), warga Cilacap Tengah, Jawa Tengah.

Benturan keras mengakibatkan Muhamad Gerry mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSUD Ciamis.

Namun sayang, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia dalam penanganan medis.

Kejadian ini disaksikan dua warga setempat, yakni Resa Ramdani (39) dan Desti Amalia (26), yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Pihak Satlantas Polres Ciamis pun langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ciamis, IPTU Arie Parantoro, S.H., mewakili Kasat Lantas Polres Ciamis, menyampaikan bahwa kendaraan yang terlibat telah dievakuasi guna mengurai arus lalu lintas dan menghindari kemacetan.

“Kendaraan sudah kami evakuasi hingga perjalanan bisa langsung terurai. Kami juga tengah memintai keterangan dari para korban kedua kendaraan yang bertabrakan di Ciamis,” kata dia saat dikonfirmasi.

“Saat ini penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi,” ucapnya, menambahkan.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan patuh pada aturan lalu lintas.

“Selalu berhati-hati disaat mengendarai kendaraan. Jika merasa lelah, segera berhenti dan beristirahat. Risiko kecelakaan bisa sangat fatal, mulai dari luka berat hingga kematian. Sayangi diri sendiri dan keluarga di rumah,” tegasnya.

Selama proses penanganan hingga kegiatan di lokasi selesai, situasi tetap aman dan kondusif.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *