banner 728x250

Kasat Binmas Polres Ciamis Ajak Pelajar SMAN 1 Sindangkasih Jauhi Genk Motor dan Bullying

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/– Polres Ciamis Polda Jabar terus memperkuat pembinaan ke pelajar. Langkah ini dilakukan serentak di berbagai sekolah untuk mencegah kekerasan anak, perundungan, dan kenakalan remaja.

Kegiatan edukatif ini melibatkan seluruh satuan fungsi dan Polsek jajaran. Mereka turun langsung ke sekolah untuk memberikan penyuluhan dan pesan kamtibmas kepada para siswa.

banner 325x300

Salah satunya dilakukan oleh Satuan Binmas Polres Ciamis. Sejumlah personel, dipimpin langsung Kasat Binmas AKP Rahmat Komara, S.H., M.H., hadir ke SMAN 1 Sindangkasih, Senin (13/10/2025).

Dalam kesempatan itu, AKP Rahmat menjadi Pembina Upacara Merah Putih.

Ia menyampaikan pesan penting tentang disiplin, sopan santun, dan bahaya geng motor yang mengancam generasi muda.

“Kami datang bukan sekadar memberi nasihat, tetapi untuk menguatkan karakter pelajar agar berani menolak kekerasan,” ujar AKP Rahmat saat memberikan amanat upacara.

Ia menjelaskan, pembinaan ini menekankan pencegahan perundungan, kekerasan fisik, dan kenakalan remaja.

Selain itu, siswa juga diajak memahami etika dan tata tertib berlalu lintas.

“Kami jelaskan pula jenis pelanggaran lalu lintas, sanksinya, dan faktor penyebab kecelakaan. Semua agar siswa paham pentingnya keselamatan,” katanya menegaskan.

Kasat Binmas juga mengingatkan bahaya bergabung dengan geng motor.

Menurutnya, geng motor kerap menyeret remaja ke tindak kriminal, tawuran, bahkan penyalahgunaan narkoba.

“Kapolda Jabar sudah mengeluarkan Maklumat tentang pemberantasan geng motor dan premanisme. Jadi, kami ingin siswa benar-benar terhindar dari pengaruh itu,” tegasnya.

Kasat Binmas Soroti Bullying dan Judol

Selain soal geng motor, AKP Rahmat juga menyoroti fenomena bullying dan judi online (JUDOL).

Dua hal ini, katanya, semakin banyak menjerat pelajar di era digital.

Ia mengajak siswa untuk berani melapor bila menjadi korban atau menyaksikan bullying. “Diam hanya membuat pelaku semakin berani,” ujarnya penuh empati.

Tak hanya itu, polisi juga mensosialisasikan kebijakan Jam Malam Pelajar dari Gubernur Jawa Barat. Aturan ini berlaku pukul 21.00 hingga 04.00 WIB.

Kebijakan tersebut bertujuan membatasi aktivitas malam hari agar pelajar fokus belajar dan beristirahat.

“Ini juga untuk mencegah kenakalan remaja di malam hari,” tambah AKP Rahmat.

Ia menegaskan, Polres Ciamis akan terus hadir di tengah masyarakat.

“Kami ingin siswa tumbuh sebagai generasi cerdas, taat aturan, dan sadar hukum,” ujarnya menutup kegiatan.

Dengan kegiatan rutin seperti ini, situasi kamtibmas di lingkungan pendidikan diharapkan tetap aman, kondusif, dan bebas kekerasan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *