banner 728x250

Kapolri Berikan Penghargaan Rekpro Bintara ke Daffa, Sepupu Almarhum Briptu Ghalib

banner 120x600
banner 468x60

Lampung, kondusif.inewsciamis.com/ — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan Rekpro Bintara kepada Daffa, sepupu dari almarhum Briptu Anumerta M. Ghalib Surya Ganta. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada Briptu Anumerta Ghalib, yang gugur setelah ditembak oleh oknum anggota TNI saat penggerebekan lokasi perjudian sabung ayam.

Momen penyerahan penghargaan ini berlangsung di rumah keluarga almarhum Briptu Ghalib di Lampung Selatan pada Rabu (26/3). Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subianto.

banner 325x300

“Walaupun almarhum sudah tidak ada, beliau tetap keluarga besar kami dan tentunya kami akan selalu bersama dengan seluruh keluarga,” ujar Kapolri kepada wartawan.

Komitmen Usut Tuntas Kasus

Kapolri Jenderal Sigit dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto menyatakan telah mendengarkan seluruh harapan dari pihak keluarga korban. Mereka memastikan akan mengusut tuntas kasus perjudian sabung ayam serta peristiwa penembakan yang terjadi dalam insiden tersebut.

“Saya dan Pak Panglima mendengarkan apa yang menjadi harapan keluarga, dan kita akan melakukan proses penegakan hukum secara tuntas dari sisi saya dan dari sisi Panglima,” tegas Kapolri.

Selain itu, Kapolri menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi anggota kepolisian yang terlibat dalam praktik perjudian ilegal.

“Sama kita usut tuntas. Tugasnya Pak Kapolda untuk menghukum sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan,” ujarnya.

Kronologi Penembakan

Sebelumnya, insiden penembakan terjadi saat tiga anggota kepolisian menggerebek arena sabung ayam di Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan, Lampung, pada Senin (17/3) sekitar pukul 16.50 WIB. Dalam insiden ini, tiga anggota polisi gugur dengan luka tembak di kepala dan dada.

Ketiga korban tersebut adalah:

  • AKP Anumerta Lusiyanto (Kapolsek Negara Batin Way Kanan)
  • Aipda Anumerta Petrus Apriyanto
  • Briptu Anumerta M. Ghalib Surya Nanta

Dari hasil penyelidikan, ditemukan 13 selongsong peluru dari tiga jenis senjata api yang berbeda di lokasi kejadian.

Terbaru, anggota TNI AD Kopda Bazarsyah telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan ini.

“Kopda Bazarsyah mengakui menembak ketiga korban, dan saat ini ditahan di Denpom II-3 Lampung,” ujar Ws Danpuspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *