CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/,– Kandidat Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMP Negeri 1 Ciamis tahun 2025 menghadirkan sosok muda dengan gagasan segar. Dia adalah Shenna Rizkantya, S.IP., pengusaha sekaligus organisatoris yang maju dengan visi digitalisasi dan modernisasi jejaring alumni.
Di tengah era serba online, Shenna menilai sudah saatnya IKA SMPN 1 Ciamis beradaptasi. Baginya, alumni bukan hanya wadah nostalgia, melainkan komunitas besar yang bisa memberi manfaat nyata jika dikelola dengan strategi modern.
“Saya ingin menghadirkan sistem komunikasi alumni berbasis digital agar lintas angkatan lebih mudah terhubung, inklusif, dan produktif,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).
Jejaring Alumni Berbasis Teknologi
Shenna menawarkan platform digital yang memungkinkan alumni dari angkatan 1956 hingga 2025 tetap berinteraksi, berbagi peluang, hingga bekerja sama dalam berbagai bidang.
Menurutnya, teknologi bisa menjembatani jarak, menyatukan perbedaan generasi, dan memperkuat solidaritas.
Visi ini juga mencakup pengembangan diri alumni lewat seminar daring, mentoring, hingga program pemberdayaan yang dapat diakses siapa pun, kapan pun.
Dengan begitu, alumni tak hanya sekadar nama dalam daftar, tetapi menjadi jejaring aktif yang saling mendukung.
Pengalaman Manajerial Sebagai Modal
Sebagai CEO holding company dengan lebih dari 300 karyawan, Shenna terbiasa memimpin organisasi dengan pendekatan profesional dan berbasis sistem.
Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai organisasi nasional seperti APKLINDO, HIPMI Jawa Barat, dan Pemuda Tani Jawa Barat.
Pengalaman inilah yang ingin ia bawa ke tubuh IKA SMPN 1 Ciamis.
“Saya percaya alumni bisa menjadi kekuatan besar. Dengan sentuhan digital, kita bisa menciptakan manfaat kolektif bagi sekolah, alumni, dan masyarakat luas,” tegasnya.
3 Kandidat IKA SMPN 1 Ciamis Siap Bersaing
Pemilihan Ketua Alumni SMPN 1 Ciamis dijadwalkan pada 29 Agustus 2025 menggunakan sistem e-voting dan live streaming podcast sebuah format modern yang sejalan dengan visi Shenna.
Ia akan bersaing dengan tiga kandidat lainnya: H. Didi Sukardi (angkatan 1987), Ita Puspitasari (angkatan 1993), dan Erick C. Ginawan (angkatan 1997).
Sehari sebelum pemilihan, Shenna menyempatkan diri pulang ke SMPN 1 Ciamis untuk bertemu guru-guru dan meminta doa restu.
Momen ini ia maknai sebagai simbol bahwa langkah modernisasi tetap berakar pada penghormatan terhadap nilai-nilai tradisi.
Kehadiran Shenna Rizkantya sebagai kandidat muda dengan gagasan digitalisasi membuka harapan baru bagi alumni SMPN 1 Ciamis.
Ia tidak hanya menawarkan kepemimpinan, tetapi juga arah masa depan organisasi alumni: inklusif, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Jika terpilih, langkah Shenna diyakini bisa membawa IKA SMPN 1 Ciamis melompat jauh ke era baru, di mana alumni bukan sekadar berkumpul, tetapi benar-benar menjadi jejaring masa depan.


















