Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– Kabar gembira datang bagi para penyandang disabilitas daksa di wilayah Priangan Timur. Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis resmi membuka program bantuan kaki palsu, tangan palsu, hingga alat bantu gerak lainnya secara gratis.
Program ini diharapkan mampu membantu para penyandang disabilitas agar lebih mandiri dan berdaya dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua DPC PPDI Kabupaten Ciamis, Dodo Zakaria, menegaskan bahwa program ini menjadi wujud nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat difabel, khususnya mereka yang masih kesulitan memperoleh alat bantu gerak karena faktor ekonomi.
“Alhamdulillah, melalui program ini kami ingin meringankan beban teman-teman disabilitas. Bantuan kaki palsu dan tangan palsu gratis ini tidak hanya soal fisik, tetapi juga soal memberikan kepercayaan diri agar mereka bisa aktif bersosialisasi dan berkarya,” ujar Dodo, Sabtu (13/9/2025).
Terbuka untuk Wilayah Priangan Timur
Program bantuan dari PPDI Ciamis ini tidak hanya ditujukan bagi warga Kabupaten Ciamis saja.
Masyarakat penyandang disabilitas daksa di Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, serta Kota dan Kabupaten Tasikmalaya juga berhak mendaftar.
Menurut Dodo, pihaknya ingin memastikan akses yang merata bagi semua penyandang disabilitas.
“Kami tidak membatasi hanya di Ciamis. Selama berada di wilayah sekitar, insyaallah akan kami fasilitasi. Tujuan utama kami adalah memberikan kesempatan setara bagi semua,” tambahnya.
Syarat Pendaftaran Mudah
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan, PPDI Ciamis telah menetapkan beberapa persyaratan sederhana.
Calon penerima cukup melampirkan fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi KTP, serta foto seluruh tubuh untuk kebutuhan penyesuaian ukuran alat bantu.
Berkas bisa dikirimkan langsung ke kantor DPC PPDI Kabupaten Ciamis yang beralamat di Jalan RAA Kusuma Subrata, Komplek Perkantoran, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis.
Selain itu, berkas juga dapat diserahkan melalui rumah Ketua DPC PPDI atau para pengurus yang telah ditunjuk.
Untuk memudahkan komunikasi, PPDI Ciamis menyediakan sejumlah nomor kontak yang bisa dihubungi:
Dodo Zakaria: 0822-2122-0901
Kurniawan: 0823-1921-6036
Herdi: 0821-2062-7118
Kustiti: 0853-1841-4101
“Persyaratan kami buat mudah dan jelas. Kami ingin memastikan semua yang membutuhkan bisa mengakses bantuan ini tanpa kendala,” kata Dodo.
Upaya Menghapus Stigma
Lebih jauh, PPDI Ciamis juga menekankan bahwa program ini bukan sekadar bantuan alat fisik, tetapi juga upaya menghapus stigma negatif terhadap penyandang disabilitas.
Dengan adanya kaki palsu, tangan palsu, atau alat bantu gerak lainnya, diharapkan penyandang daksa bisa lebih percaya diri untuk kembali bekerja, berusaha, maupun berkegiatan sosial.
Data Dinas Sosial Kabupaten Ciamis (2024) mencatat, terdapat ribuan penyandang disabilitas di wilayah ini, termasuk mereka yang masuk kategori daksa.
Sebagian besar masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan dan alat bantu. Kondisi tersebut menjadi alasan PPDI mendorong adanya program gratis ini.
“Kami percaya bahwa disabilitas bukanlah hambatan untuk berkarya. Dengan fasilitas yang tepat, teman-teman difabel bisa menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan produktif. Harapan kami, program ini bisa menjadi awal dari langkah-langkah besar berikutnya,” ujar Dodo menambahkan.
PPDI Ciamis juga berharap program bantuan kaki dan tangan palsu ini dapat mendapat dukungan lebih luas, baik dari pemerintah maupun masyarakat umum.
Menurut Dodo, kolaborasi lintas pihak sangat penting agar kebutuhan penyandang disabilitas bisa terpenuhi dengan lebih baik.
“Kami tidak bisa bergerak sendiri. Kami sangat berharap pemerintah daerah, lembaga sosial, dan juga masyarakat bisa ikut serta mendukung, baik dari segi fasilitas maupun pendanaan. Semakin banyak yang peduli, semakin banyak pula teman-teman disabilitas yang bisa terbantu,” tegasnya.
Dengan adanya program ini, PPDI Ciamis optimistis penyandang disabilitas daksa di Priangan Timur bisa mendapatkan kesempatan hidup yang lebih layak.
Tidak hanya lebih mandiri, tetapi juga berdaya guna bagi keluarga dan lingkungannya.
Sementara itu, Herdi Sekretaris PPDI Ciamis, berharap bantuan itu bisa bermanfaat untuk ke depan bagi para penyandang Disabilitas.
“Semoga bisa berguna untuk kemandirian difabel di masa depan agar tidak bergantung kepada orang lain,” ucapnya.


















