banner 728x250
News  

Dari Ciamis Menuju Nasional, Kadisdik Harap Smart Challenge Jadi Agenda Rutin

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, menjelaskan secara detail teknis penyelenggaraan Ciamis Smart Challenge 2025. Ia juga menyampaikan harapan besar dari ajang perdana ini yang diikuti oleh 105 SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Ciamis.

Menurut Erwan, proses penyusunan soal dibuat sangat hati-hati agar hasilnya berkualitas.

banner 325x300

Soal tidak hanya dibuat oleh MGMP, tetapi juga diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk memberikan nuansa berbeda.

“Kita campur soalnya kemudian kita serahkan ke teman-teman MGMP Bahasa Inggris untuk diterjemahkan. Setelah itu, tim juri melakukan koreksi ulang agar tidak terjadi kesalahan antara soal dengan jawaban,” jelas Erwan, di Islamic Center Ciamis, Senin (8/9/2025).

Serius dengan Standar Bahasa Inggris

Kadisdik menegaskan, pihaknya ingin memberi contoh bahwa guru juga harus serius ketika tampil di depan murid.

Karena itu, panitia menyeleksi guru dan pengawas yang benar-benar menguasai Bahasa Inggris.

“Cara membaca juga kita jaga, jangan sampai malu di depan anak-anak. Maka dipilih yang aktif berbahasa Inggris. Bahkan pengawas pun harus bisa Bahasa Inggris dengan baik,” tegasnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Smart Challenge 2025 digagas sebagai wadah pemerataan mutu pendidikan.

Kadisdik Ciamis Erwan Darmawan: Sekolah Harus Memiliki Kualitas

Erwan menekankan bahwa semua sekolah harus memiliki kualitas pembelajaran yang sama, tanpa membedakan lokasi maupun status sekolah.

“MGMP itu harus saling berdiskusi. Tahun ini mau membuat pelajaran seperti apa, itulah yang kita kontrol melalui kegiatan ini,” paparnya.

Dalam soal yang diberikan, panitia juga menyisipkan unsur budaya lokal Galuh.

Tujuannya agar siswa tetap mencintai budaya daerah sekaligus berwawasan global.

Dari 105 sekolah yang ikut serta, kini tersisa 18 besar yang melaju ke tahap final.

Erwan berharap kegiatan ini bisa berlanjut setiap tahun, bahkan berkembang ke tingkat Jawa Barat atau nasional.

“Ini kegiatan pertama di Ciamis. Mudah-mudahan tidak selesai sampai di sini saja. Ke depan kita evaluasi agar lebih matang lagi, dan semoga bisa dijadikan agenda rutin,” ujarnya.

Erwan menambahkan, soal-soal dari lomba ini akan didistribusikan ke seluruh sekolah sebagai bahan pembelajaran.

Dengan begitu, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan peserta, tetapi juga seluruh siswa SMP di Ciamis.

Dengan konsep matang dan dukungan penuh, Kadisdik optimistis Ciamis Smart Challenge 2025 menjadi tonggak penting dalam membina generasi muda yang cerdas, berwawasan luas, gaul internasional, namun ttap mencintai budaya Galuh.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *