Tasikmalaya,kondusif.inewsciamis.com/,– Kades Pasirbatang,- Tuntutan mundur kepala desa Pasirbatang memuncak. Ratusan warga Desa Pasirbatang, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar unjuk rasa besar-besaran pada Jumat siang (25/07/2025).
Mereka mendesak Kepala Desa Yudi Saparilah segera angkat kaki dari jabatannya karena dinilai tidak transparan dalam mengelola dana bantuan pemerintah.
Dengan iring-iringan motor, mobil komando, dan aksi jalan kaki, massa bergerak menuju Kantor Desa Pasirbatang.
Di bawah terik matahari, warga tetap bersemangat menyuarakan aspirasi mereka. Sepanjang jalan, berbagai poster bernada kritik terlihat jelas.
Di antaranya bertuliskan: “Karena kami Anda naik, sekarang kami minta Anda turun” dan “Terlalu banyak ke dompet, masyarakat pejet.”
Tak hanya marah, warga juga menyuarakan penyesalan atas pilihan mereka saat Pilkades lalu.
Seorang orator menyampaikan, “Maaf bukan maksud kami berkhianat, tapi kami ingin desa kami bermartabat.”
Aksi dimulai pukul 14.00 WIB dan berlangsung damai di bawah pengamanan ketat.
Sebanyak 209 personel gabungan dari Polres Tasikmalaya Kota, Brimob, Polres Garut, Polres Banjar, dan TNI dikerahkan untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Sebagai respons atas tuntutan tersebut, 10 perwakilan massa mengikuti mediasi bersama Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di aula kantor desa.
Ketua BPD, Drs. Saepulrohman, menyampaikan bahwa kepercayaan warga terhadap Yudi Saparilah telah sirna.
Hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pun diumumkan dan berisi tiga poin penting:

1. Warga telah kehilangan kepercayaan terhadap Kades Yudi Saparilah.
2. BPD merekomendasikan agar Yudi segera diberhentikan dari jabatannya.
3. Aparat penegak hukum diminta mengusut dugaan pelanggaran dalam pengelolaan dana desa.
Musdesus ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pejabat, antara lain KH Miftah Farid (Pimpinan Pesantren Pasirbatang).
Kemudian, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moch. Faruk Rozi, Kapolres Tasikmalaya AKBP Haris Dinzah, Camat Manonjaya Kadir, serta perwakilan tokoh masyarakat.
Begitu hasil musyawarah dibacakan di depan massa, warga langsung bersorak lega.
Tanpa provokasi, mereka membubarkan diri secara tertib.
Sementara itu, Kades Yudi Saparilah mengeluhkan bahwa dirinya tidak diberi ruang berbicara dalam mediasi.
“Saya tidak diberi kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi,” katanya saat diwawancara di kantornya.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moh. Faruk Rozi menegaskan bahwa aksi berlangsung aman. “Alhamdulillah, tidak ada kerusakan atau insiden. Aksi berlangsung tertib,” ujarnya.
Meski demikian, warga tetap menuntut pertanggungjawaban penuh dari kepala desa. Mereka berharap aparat hukum segera menindaklanjuti laporan masyarakat.
Hingga kini, situasi Desa Pasirbatang masih dipantau ketat oleh pihak keamanan guna memastikan stabilitas desa tetap terjaga.


















