banner 728x250

Ibu Rumah Tangga di Garut Nekat Tipu Arisan Online: Ratusan Juta Raib, Korban Menjerit

banner 120x600
banner 468x60

Garut, kondusif.inewsciamis.com/ – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut resmi menahan seorang ibu rumah tangga berinisial RM alias Morenz (34), warga Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus arisan online fiktif yang merugikan banyak korban dengan total kerugian mencapai Rp291,6 juta.

Penangkapan dilakukan pada Selasa (26/8/2025) sekitar pukul 17.40 WIB oleh Unit I Tipidter Sat Reskrim Polres Garut. RM dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.

banner 325x300

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, S.H., menjelaskan kasus ini bermula dari laporan seorang korban yang juga ibu rumah tangga asal Karangpawitan. Korban dijanjikan menerima hak arisan senilai Rp43,5 juta, namun hingga batas waktu yang ditentukan uang tersebut tidak pernah diberikan.

 “Hasil penyelidikan menunjukkan, tersangka memiliki empat slot member arisan atas nama penyelenggara, Elsa, Mimiah, dan Mimiah 2. Keempatnya tetap menerima hak arisan tanpa membayar kewajiban setoran. Dari situ, terungkap kerugian para korban mencapai Rp291,6 juta,” jelas AKP Joko kepada awak media, Rabu (28/8/2025).

Sebagai barang bukti, polisi menyita bundel rekening koran Bank BCA atas nama para korban. RM alias Morenz kini resmi ditahan dan akan menjalani proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

Polres Garut mengimbau masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, agar tidak mudah tergiur iming-iming arisan online dengan janji keuntungan cepat. “Kami mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati. Pastikan penyelenggara memiliki legalitas dan transparansi yang jelas,” tegas AKP Joko.

Kasus ini menjadi peringatan nyata bahwa modus arisan bodong masih marak terjadi di tengah masyarakat. Iming-iming keuntungan instan kerap justru menjerat banyak orang dalam kerugian besar.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *