Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-64, Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, menggelar kegiatan di empat wilayah berbeda.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antaranggota pramuka sekaligus penanaman pendidikan karakter bagi peserta didik.
Ketua Kwarran Kecamatan Cikoneng, Dodo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan kali ini mengangkat tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”.
“Alhamdulillah, tepat 13 Agustus 2025, gugus Sindangsari Nasol bisa melaksanakan kegiatan kepramukaan yang sudah diagendakan sebelumnya. Ini menjadi momen berharga untuk bersatu dan bersama,” ujarnya.
Dodo menjelaskan, kegiatan tersebut juga selaras dengan program Gubernur Jawa Barat tahun ini.
Yakni sembilan Langkah Menuju Pancawaluya, yang menitikberatkan pada pendidikan karakter.
Lebih lanjut Dodo menjeladkan, pelaksanaan kegiatan dibagi ke dalam empat wilayah.
Wilayah pertama adalah Nasol Gegempalan Cikoneng, dipusatkan di Gegempalan.
Sementara itu, untuk kegiatan malam hari, hanya diikuti oleh satu korsak, yakni Desa Gegempalan.
Lalu, pada puncak acara besok, kegiatan Cikoneng dan Gegempalan akan digabung.
Kemudian, wilayah kedua meliputi Margaluyu, Panaragan, dan Darmacaang, dengan titik kegiatan di Panaragan.
Wilayah ketiga adalah Cimari dan Kujang, dengan pusat kegiatan di Kujang.
Adapun wilayah keempat adalah Nasol dan Sindangsari, yang kegiatannya digelar di Dusun Pining.
“Pembagian wilayah ini kami lakukan supaya setiap desa dan setiap korsak memiliki kegiatan masing-masing. Harapannya, kemeriahan HUT Pramuka ke-64 ini bisa dirasakan di seluruh wilayah Kecamatan Cikoneng,” kata Dodo.
Lebih lanjut, Dodo menuturkan, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga setelah beberapa tahun tidak dilaksanakan.
Ia berharap para peserta didik mendapatkan pengalaman baru sekaligus motivasi untuk menjadi pramuka sejati.
“Kami ingin menanamkan nilai moral kepada anak-anak bahwa seorang pramuka harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan tanpa merusak alam,” tegasnya.
“Apalagi sekarang banyak anak yang lebih fokus ke gadget, jadi kita arahkan agar pendidikan karakter mereka semakin kuat, serta tumbuh rasa cinta dan bangga terhadap negara,” pungkasnya.


















