Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan target besar bagi Kabupaten Ciamis untuk mencapai zero stunting pada tahun 2026. Target tersebut disampaikan dalam sambutannya saat peresmian gedung baru SDN 2 Kujang, Kecamatan Cikoneng, Rabu (9/7/2025).
Menurutnya, masalah stunting bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga soal masa depan dan daya saing generasi bangsa.
“Satu hal yang perlu kita pahami bersama, penyakit seperti stunting tidak bisa disembuhkan secara instan. Kalau kita ingin generasi yang sehat dan kuat, maka harus dimulai sejak dalam kandungan,” tegas Herdiat.
Ia menekankan bahwa asupan gizi ibu hamil dan anak-anak harus menjadi perhatian utama.
Oleh karena itu, Pemkab Ciamis terus menggerakkan Program MBG (Menu Bergizi Gratis) sebagai upaya untuk menekan angka stunting.
“Pemerintah Kabupaten Ciamis telah berupaya dengan program MBG untuk menghapus stunting. Targetnya tahun 2026, kita harus zero stunting di Ciamis,” ujarnya.
Lebih jauh, Herdiat menyambungkan isu stunting dengan peran pendidikan dasar.
Menurutnya, kualitas pendidikan tidak akan maksimal jika generasi mudanya tumbuh dalam kondisi kurang gizi.
Maka dari itu, pembangunan infrastruktur pendidikan dan pemberdayaan masyarakat harus berjalan berdampingan dengan gerakan gizi dan kesehatan.
“Kita ini sedang menuju Indonesia Emas 2045. Kalau mau bersaing dengan negara maju, anak-anak kita harus sehat secara jasmani dan rohani. Itu dimulai dari gizi yang baik dan pendidikan yang layak,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, dari desa hingga kecamatan, untuk bersama-sama mendukung program percepatan penanganan stunting.
Menurutnya, program ini tidak hanya bisa berjalan lewat kebijakan dari atas, tapi harus didukung penuh oleh masyarakat di bawah.
“Kalau kita punya semangat dan kebersamaan, insyaallah bisa. Tapi kalau masih ada yang bilang negara kita bisa jadi lima besar dunia itu hanya mimpi, itu tandanya kita belum sadar pentingnya kerja nyata dari sekarang,” pungkasnya.


















