CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/– Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar mendapatkan amanah, tetapi juga harus dikawal oleh masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat silaturahmi bersama warga di Pendopo Bupati Ciamis, Senin (3/3/2025). Herdiat menegaskan, pentingnya peran masyarakat dalam memastikan jalannya pemerintahan yang baik.
“Saya ini manusia biasa, tentu bisa khilaf. Maka dari itu, saya butuh dikawal, diingatkan, dan diberi masukan. Kalau saya keluar jalur, silakan luruskan lagi,” kata dia.
Menurutnya, pemimpin yang baik bukanlah yang kebal kritik, tetapi yang mampu mendengar dan menerima masukan demi kepentingan masyarakat.
Ia pun menegaskan bahwa dirinya tidak alergi terhadap kritik, terutama dari para relawan, koordinator kecamatan (korcam), dan koordinator desa (kordes).
Pelantikan Bersejarah dan Pembekalan di Akmil
Dalam kesempatan itu, Herdiat juga berbagi pengalaman uniknya setelah dilantik kembali sebagai Bupati Ciamis.
Ia menyebut bahwa pelantikannya kali ini berbeda karena langsung dilakukan oleh Presiden.
“Sejak negara ini berdiri, baru kali ini kepala daerah dilantik langsung oleh Presiden. Ini momen bersejarah yang sangat berkesan bagi saya,” ungkapnya.
Tak hanya itu, setelah pelantikan, Herdiat tidak langsung kembali ke Ciamis. Ia harus mengikuti pembekalan khusus di Akademi Militer (Akmil) Magelang bersama 90 persen kepala daerah se-Indonesia.
“Kami dibentuk dengan pendidikan semi militer, termasuk baris-berbaris dan disiplin ala tentara. Tapi yang utama, kami membangun chemistry antara kepala daerah agar lebih sinergis dengan pemerintah pusat,” katanya.
Herdiat Sunarya: Pentingnya Kebersamaan dalam Membangun Ciamis
Herdiat menegaskan bahwa keberhasilan membangun Ciamis tidak bisa dilakukan seorang diri.
Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk tetap berperan aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan.
“Dengan kebersamaan, saya yakin Ciamis akan terus berkembang. Saya mohon doa dan dukungannya agar lima tahun ke depan bisa kita lalui dengan lebih baik,” pungkasnya.



















Respon (0)