banner 728x250
News  

Herdiat Minta PGRI Buang Ego Sektoral: Tak Boleh Ada ‘Gap’ Antara Guru SD dan SMA

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,- Halalbihalal PGRI Ciamis, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya meminta seluruh tenaga pendidik di wilayahnya untuk membuang jauh-jauh ego sektoral.

Ia menegaskan tidak boleh ada lagi sekat atau “gap” yang membedakan antara guru TK, SD, hingga SMA dalam mendidik masyarakat.

banner 325x300

​”Saya berharap tidak ada lagi gap-gapan. Tidak ada perbedaan. Kita harus satu visi, satu misi untuk mampu menciptakan murid-murid yang berkualitas,” tegas Herdiat saat menghadiri Halalbihalal PGRI Kabupaten Ciamis di Aula STIKES Muhammadiyah Ciamis, Selasa (7/4/2026).

​Satu Kesatuan untuk Ciamis

​Herdiat menjelaskan, meski secara administratif terdapat perbedaan kurikulum dan tanggung jawab infrastruktur di tiap jenjang, namun objek yang dididik adalah sama, yakni masyarakat Kabupaten Ciamis.

​Ia menilai, pembangunan sumber daya manusia tidak akan berhasil jika setiap jenjang pendidikan berjalan sendiri-sendiri tanpa sinkronisasi yang kuat.

​”Tidak bisa dipisahkan antara SD dengan SMP maupun SMA. Kurikulumnya memang beda, tanggung jawab infrastrukturnya beda, tapi yang Bapak Ibu didik itu satu: masyarakat Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

​Halalbihalal PGRI Ciamis Kolaborasi Menuju 2045

​Menurut Herdiat, kolaborasi lintas sektor termasuk sinergi antara pendidikan dan kesehatan menjadi syarat mutlak untuk mencapai target Indonesia Emas 2045.

Ia mengingatkan bahwa waktu 20 tahun bukanlah waktu yang lama untuk menyiapkan generasi yang unggul secara fisik, mental, dan pengetahuan.

​”Harus betul-betul bersama, tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Kesehatannya jalan sendiri, pendidikannya jalan sendiri, itu tidak akan ketemu. Kita butuh kolaborasi nyata untuk 2045 mendatang,” tambah Herdiat.

​Jaga Marwah PGRI

​Di hadapan ribuan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Herdiat juga memuji kekuatan organisasi profesi ini.

Mengingat jumlah anggotanya yang mencapai puluhan ribu di tingkat kabupaten dan jutaan secara nasional, ia berpesan agar marwah organisasi tetap terjaga.

​”PGRI adalah organisasi profesi yang besar. Untuk itu, kita harus mampu menjaga marwah organisasi. Dengan begitu, PGRI Ciamis akan semakin kuat, jaya, dan disegani,” pungkasnya.

​Herdiat meyakini, jika solidaritas ini terjaga, tantangan seberat apa pun dalam dunia pendidikan di Ciamis akan mampu terlewati dengan baik.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *