Jakarta,kondusif.inewsciamis.com/– Ketua Dewan Pembina Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI), Mayjen (Purn) Hendardji Soepandji, menegaskan bahwa kekuatan utama IPJI terletak pada kualitas tulisan jurnalisnya, bukan pada banyaknya jumlah anggota.
Pernyataan itu disampaikan Hendraji saat memberikan sambutan dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-V IPJI di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Senin (27/10/2025).
Ia menilai, jurnalis sejati bukan hanya menulis berita, tetapi menciptakan karya yang bermakna bagi publik.
“IPJI adalah organisasi profesi yang mewadahi penulis dan jurnalis. Kekuatan kita ada pada kualitas karya, bukan jumlah orang,” tegas Hendardji di hadapan peserta Munas.
Ia menambahkan, tulisan yang dihasilkan anggota IPJI tidak boleh datar atau biasa-biasa saja.
Setiap karya harus aktual, tajam, dan terpercaya, karena itulah nilai sejati jurnalisme profesional.
Menurutnya, jurnalis IPJI harus terus memperkuat kemampuan menulis agar setiap berita yang diterbitkan mampu menarik pembaca, membangun kepercayaan, dan memperkuat kredibilitas media.
Dalam sambutannya, ia juga mengapresiasi tema Munas ke-V IPJI yang mengangkat semangat
“Penulis dan Jurnalis Menuju Indonesia Emas.” Ia menilai, tema tersebut sangat relevan dengan tuntutan zaman.
“Tema ini tepat sekali. Profesionalisme dan independensi jurnalis adalah kunci menuju Indonesia emas,” ujarnya penuh semangat.
Ia pun mengajak seluruh anggota IPJI untuk terus belajar, memperbarui wawasan, dan menulis dengan hati nurani agar karya yang lahir bukan sekadar berita, melainkan nilai bagi bangsa.
Sebelum menutup sambutannya, Hendardji berpesan agar setiap jurnalis IPJI menjadikan tulisan sebagai warisan intelektual bagi generasi mendatang.
Ia berharap, Munas ke-V dapat melahirkan keputusan strategis yang membawa organisasi semakin maju dan berdaya saing.
“Selamat bekerja untuk Munas ke-V ini. Hasilkan karya berkualitas untuk bangsa,” tutupnya.


















