banner 728x250
News  

Bupati Cecep Ajak Santri Kuasai Teknologi di Hari Santri Nasional 2025 Tasikmalaya

banner 120x600
banner 468x60

Tasikmalaya, kondusif.inewsciamis.com/ — Ribuan santri memenuhi Alun-Alun Manonjaya, Rabu (22/10/2025), dalam Apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 tingkat Kabupaten Tasikmalaya.

Acara berlangsung meriah sekaligus khidmat. Para ulama, tokoh masyarakat, dan perwakilan pesantren hadir menunjukkan semangat kebersamaan dan nasionalisme yang kuat.

banner 325x300

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.Ap. Hadir pula Wakil Bupati, jajaran DPRD, Forkopimda, camat se-Kabupaten Tasikmalaya, dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati Cecep membacakan sambutan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.

Ia menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum bersejarah karena menandai satu dekade peringatan Hari Santri Nasional.

“Sepuluh tahun bukan waktu singkat. Dalam periode itu, peran pesantren semakin nyata dalam membangun bangsa,” ucap Cecep membacakan pesan Menag.

Ia menjelaskan, Hari Santri Nasional ditetapkan setiap 22 Oktober untuk mengenang Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari tahun 1945.

Seruan itu membakar semangat rakyat mempertahankan kemerdekaan dan melahirkan peristiwa heroik 10 November.

Tahun ini, tema peringatan HSN 2025 adalah “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.” Tema tersebut mengajak santri menjadi pelopor peradaban dunia yang damai dan berkeadaban.

Bupati Cecep juga menyampaikan pesan Menteri Agama bahwa pemerintah terus memperkuat peran pesantren melalui berbagai regulasi, termasuk UU Nomor 18 Tahun 2019 dan Perpres Nomor 82 Tahun 2021.

Selain itu, pesantren kini ikut terlibat dalam program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk meningkatkan kesejahteraan santri.

“Ini langkah bersejarah karena untuk pertama kalinya santri mendapat layanan gizi dan kesehatan massal dari pemerintah,” ujarnya.

Menutup amanatnya, Bupati Cecep menyerukan agar santri terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Santri kini tak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital adalah ladang dakwah baru,” tegasnya.

Ia berharap Hari Santri Nasional menjadi momentum kebangkitan generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.

“Rawat tradisi pesantren, peluk inovasi zaman, dan buktikan santri mampu menjadi bagian dari solusi,” tuturnya.

Hari Santri Nasional Tasikmalaya

Usai apel, Pemkab Tasikmalaya menyerahkan penghargaan kepada santri berprestasi, beasiswa untuk 507 santri, dan paket sembako bagi 250 santri.

Selain itu, tiga UMKM di Kabupaten Tasikmalaya juga menerima sertifikat halal sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap ekonomi umat.bangsa

Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Khoer Pasir Batang, KH. Miftah Farid, menyebut Hari Santri sebagai simbol kebangkitan pesantren setelah perjalanan panjang menghadapi berbagai tantangan bangsa.

“Ke depan, santri harus bisa menjadi pemimpin bangsa. Tidak hanya di mimbar dakwah, tapi juga di tengah masyarakat,” ungkapnya penuh harap.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *