banner 728x250

Harapan di Tengah RUTILAHU, PKK dan Pemkab Ciamis Hadir untuk Warga

banner 120x600
banner 468x60

CIAMIS, kondusif.inewsciamis.com/ – Di balik dinding rumah yang nyaris roboh, tersimpan kisah keteguhan hidup sekaligus harapan yang tak pernah padam. Di tengah keterbatasan itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Tim Penggerak PKK menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir untuk rakyatnya, terutama saat masyarakat berada dalam kondisi sulit.

Melalui Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Kania Ernawati Herdiat, bantuan sebesar Rp20 juta disalurkan kepada warga yang tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Ciamis di bawah kepemimpinan Bupati Herdiat Sunarya dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan hunian yang layak.

banner 325x300

Suasana haru terasa saat rombongan tiba di kediaman Bapak Rohman, warga Lingkungan Karang Sari, Maleber. Rumah sederhana berukuran sekitar 3×2 meter itu tampak rapuh, dengan dinding bilik berlubang dan atap yang sudah lapuk dimakan usia.

Dalam kondisi serba terbatas, Rohman yang sehari-hari bekerja sebagai kuli panggul tetap bertahan hidup bersama istrinya.

Di momen tersebut, Ketua TP PKK tak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga menyampaikan kepedulian yang mendalam. Harapan besar disampaikan agar bantuan tersebut menjadi titik awal perubahan kehidupan, menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan manusiawi.

Bahkan perhatian khusus juga diberikan pada kebutuhan dasar seperti fasilitas sanitasi, dengan mendorong pihak kelurahan agar membantu pembangunan WC bagi keluarga tersebut.

Kepedulian serupa juga terlihat saat kunjungan dilanjutkan ke rumah Bapak Engkus Kusman dan Ibu Rukmi di wilayah Imbanagara. Rumah berukuran sekitar 4×4 meter itu berdiri dalam kondisi memprihatinkan, dengan atap penuh tambalan. Engkus, seorang buruh harian lepas, harus berjuang menghidupi keluarga sekaligus merawat istrinya yang tengah sakit dan tidak dapat berjalan.

Dengan penuh empati, Ketua TP PKK menyapa dan memberikan dukungan moril, memastikan bahwa keluarga tersebut tidak sendirian dalam menghadapi cobaan hidup.

Ia mengetuk hati para aparat didesa secara sukarela membantu mewujudkan perbaikan rumah dengan harapan keluarga Engkus dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak dan nyaman.

Bantuan yang diberikan bukan semata nilai materi, tetapi menjadi simbol nyata hadirnya kepedulian, kebersamaan, dan harapan di tengah masyarakat.

Ini menjadi bukti bahwa PKK dan Pemerintah Kabupaten Ciamis tidak hanya hadir dalam kebijakan, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat yang membutuhkan.

Namun demikian, upaya ini tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah di tingkat bawah, mulai dari desa hingga kelurahan, diharapkan lebih proaktif dalam mendata warga yang membutuhkan bantuan secara akurat dan menyeluruh.

Data yang kuat dan berbasis fakta menjadi kunci agar setiap program bantuan tepat sasaran dan dapat diusulkan secara berjenjang kepada pemerintah di atas.

Di sisi lain, keterbatasan anggaran pemerintah menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, semangat gotong royong dan swadaya masyarakat harus terus dihidupkan.

Peran aktif warga dalam membantu sesama melalui kerja bakti menjadi kekuatan sosial yang mampu menutup keterbatasan tersebut.

Dari rumah-rumah sederhana inilah, nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan tumbuh. Sebuah pengingat bahwa membangun daerah tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan keadilan dan harapan bagi seluruh lapisan masyarakat.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *