banner 728x250

HanPangan: Kapolsek Cihaurbeuti Polres Ciamis Ikut Panen Raya Padi Organik di Desa Cijulang

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis, kondusif.inewsciamis.com/ — Kapolsek Cihaurbeuti Polres Ciamis Polda Jabar , turut serta dalam panen raya padi organik bersama  dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Panen raya ini berlangsung di lahan pertanian , Dusun Cikole Kulon Rt 05 Rw 04, Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Minggu (23/2/2025) petang.

Kehadiran Kapolsek mewakili , serta mendampingi , dalam menyambut kedatangan , yang turut serta dalam panen raya padi organik sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini sejalan dengan salah satu  dalam menjadikan Indonesia swasembada pangan.

banner 325x300

“Kehadiran kami sebagai bentuk dukungan dan sinergitas antara Polri, TNI, dan masyarakat dalam menyukseskan program pemerintah, yakni Ketahanan Pangan Nasional untuk kesejahteraan rakyat. Polri berkomitmen mendukung pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, salah satunya terkait swasembada pangan,” ujar , melalui , Senin (24/2/2025).

Kapolsek Cihaurbeuti juga mengapresiasi para petani di Desa Cijulang yang mulai beralih ke pertanian organik. Selain menghasilkan panen berkualitas tinggi dengan nilai jual lebih baik, pertanian organik juga berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi dampak negatif dari penggunaan pupuk kimia.

Sementara itu,  menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki dampak positif yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.

“TNI selaras dengan  tentang Ketahanan Nasional. Kami mendukung penuh kegiatan ini agar berhasil dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, sehingga semakin banyak yang tertarik untuk beralih dari pertanian non-organik ke organik,” ujar Kolonel Inf Nurul Yakin.

Danrem 062/TN juga berharap pertanian organik mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian dan menjadi petani sukses.

“Kami memiliki harapan besar terhadap pertanian organik dan yakin bahwa suatu saat nanti kita akan beralih sepenuhnya ke padi organik serta melahirkan petani milenial yang berusia muda dan inovatif,” tutupnya.***

 

banner 325x300

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *