Ciamis, kondusif.inewsciamis.com/ – Suasana penuh kehangatan dan rasa persaudaraan mewarnai halaman Pendopo Kabupaten Ciamis pada Selasa (15/4), saat jajaran Pemerintah Daerah bersama masyarakat menggelar Halalbihalal 1446 H / 2025 M. Kegiatan tahunan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga momentum membangkitkan semangat baru dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.
Ribuan hadirin dari berbagai unsur Forkopimda, ASN, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, ormas Islam hingga masyarakat umum hadir menyemarakkan kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat, seraya menekankan pentingnya memaknai Idulfitri sebagai waktu untuk introspeksi, memperkuat persatuan, dan menyatukan langkah ke depan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Ini adalah waktu yang tepat untuk kembali merapatkan barisan, memperkuat persaudaraan, dan bekerja lebih ikhlas demi kemajuan bersama,” ucapnya.
Tak hanya menyentuh sisi emosional dan spiritual, Bupati Herdiat juga membawa pesan strategis. Ia menegaskan komitmennya dalam melanjutkan kepemimpinan Ciamis usai kembali dipercaya menjabat, menyusul pelantikannya oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara.
“Ini bukan sekadar kehormatan, tapi amanah besar. Saya bersama jajaran akan terus berjuang menjadikan Ciamis sebagai kabupaten yang lebih unggul, ramah, dan sejahtera,” tegas Herdiat.
Ia juga tak luput menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang berdampak pada beberapa wilayah di Ciamis. Kecamatan Panawangan, Panjalu, Sukamantri, hingga Banjaranyar disebut sebagai daerah yang kerap terdampak bencana seperti longsor dan banjir. Herdiat meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.
“Beberapa jalur sempat terganggu karena longsor, meskipun sekarang sudah kembali normal. Saya minta masyarakat tetap waspada, dan pemerintah desa hingga kecamatan siap siaga,” tegasnya.
Selain itu, isu gizi dan kesehatan anak turut menjadi perhatian. Herdiat menyambut positif implementasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya nyata menekan angka stunting dan menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Ciamis masih memiliki angka stunting sekitar 16 persen. Ini bukan sekadar angka, tapi nasib anak-anak kita. MBG harus kita kawal bersama demi masa depan generasi muda yang sehat dan cerdas,” ungkapnya.
Foto: KH. Muhamad Ridwan Saat Memberikan Siraman Rohani pada Acaraa Halal Bihalal Tingkat Kabupaten di Halaman Pendopo Kabupaten Ciamis
Acara kemudian ditutup dengan tausiyah oleh KH. Muhammad Ridwan, yang mengajak semua pihak untuk menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat nilai-nilai kebaikan, serta menjadikan momentum Halalbihalal ini sebagai titik awal kehidupan yang lebih harmonis dan produktif.***
Reporter: HN365


















