CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/,- Bimsik Haji Ciamis, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melontarkan peringatan serius di hadapan ratusan calon jemaah haji yang memadati Gedung Islamic Centre Ciamis, Rabu, (1/4/2026).
Di balik seremoni pembukaan Bimbingan Manasik (Bimsik) Haji tingkat kabupaten, Herdiat menyoroti situasi Timur Tengah yang kian memanas sebagai tantangan nyata bagi jemaah tahun ini.
”Bapak dan Ibu bisa melihat di berita televisi, negara-negara di sekitar Arab Saudi sudah mulai berperang. Kondisinya sedang tidak baik-baik saja,” ujar Herdiat dengan nada lugas.
Ia menegaskan bahwa eskalasi konflik geopolitik tersebut bukan sekadar konsumsi berita, melainkan faktor yang bisa saja berimbas pada jadwal keberangkatan.
Meski begitu, ia meminta jemaah tetap tenang dan fokus mempertebal niat ibadah.
“Jika tensi perang semakin tinggi, tidak menutup kemungkinan terjadi penundaan. Namun, tugas kita sekarang adalah mengikhlaskan diri,” tambahnya.
Selain bayang-bayang konflik, Herdiat mengingatkan jemaah untuk mewaspadai ancaman cuaca ekstrem yang kini melanda tanah suci.
Perbedaan iklim antara Ciamis yang sejuk dengan Makkah yang bisa menembus suhu 40 derjat menjadi perhatian utamanya.
Ia menginstruksikan jemaah untuk disiplin menjaga fisik, memperbanyak asupan air, dan mengonsumsi makanan bergizi sejak dini.
“Panasnya sangat ekstrem, bisa membuat dehidrasi. Sebaliknya, jika masuk musim dingin, suhu bisa turun di bawah 10 derajat hingga kulit pecah-pecah. Tanpa fisik yang tangguh, ibadah tidak akan maksimal,” jelasnya.
Menutup arahannya, Bupati meminta para narasumber manasik untuk memberikan materi yang praktis dan aplikatif.
Ia berharap bimbingan ini tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan pedoman hidup bagi 856 jemaah asal Ciamis selama berada di tanah suci.
Dengan mengucap basmalah, Herdiat resmi membuka rangkaian bimbingan yang akan mengantar para jemaah menuju Kloter 15 dan 31 melalui Bandara Internasional Kertajati tersebut.


















