Tasikmalaya,kondusif.inewsciamis.com/,- Pemerintah Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, langsung tancap gas menjalankan berbagai program strategis usai libur Lebaran 2026.
Mulai dari mengejar ketertinggalan imunisasi campak hingga mencetak ribuan wirausaha baru (WUB) untuk membentengi warga dari jeratan pinjaman ilegal.
Langkah taktis ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat kecamatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Manonjaya, Kamis (2/4/2026).
Camat Manonjaya, Drs. Firman, menegaskan bahwa pihaknya kini memprioritaskan percepatan kesehatan dan pemulihan ekonomi warga.
Kejar Target Imunisasi yang Sempat Tertunda
Firman mengungkapkan, program imunisasi campak sempat melambat selama bulan Maret karena bertepatan dengan momen Ramadan dan Idulfitri.
Oleh karena itu, memasuki awal April ini, ia menginstruksikan seluruh jajaran kesehatan untuk bergerak masif.
”Karena kemarin bulan Maret imunisasi campak sempat tidak terlaksana maksimal akibat Ramadan dan Idulfitri, maka mulai awal April ini kita gencarkan lagi. Warga bisa datang ke tiap posyandu atau langsung ke puskesmas,” tegas Firman di lokasi rapat.
Tak hanya soal campak, pihak kecamatan juga tengah mengawal ketat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di Manonjaya.
Bentengi Warga dari Pinjol lewat Wirausaha
Di sektor ekonomi, Firman membawa misi besar untuk memerangi praktik pinjaman ilegal atau pinjol yang kerap meresahkan masyarakat.
Solusinya, pemerintah meluncurkan program Wirausaha Baru (WUB) secara masif.
Saat ini, tercatat ada sekitar 7.000 orang di tingkat kabupaten yang telah bergabung dalam program ini.
Manonjaya sendiri bakal menjadi basis pelatihan bagi para calon pengusaha lokal.
”Program prioritas untuk mengantisipasi pinjaman ilegal adalah wirausaha baru. Di Manonjaya, kami akan memberikan pelatihan intensif serta kemudahan dalam pengurusan perizinan perusahaan,” tambahnya.
Momen Silaturahmi di Masjid Agung
Selain membahas agenda serius, Rakor kali ini juga menjadi ajang silaturahmi awal Syawal 1447 H.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan Idulfitri, Pemerintah Kecamatan Manonjaya berencana menggelar Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pengajian akbar.
Rencananya, acara religius tersebut akan dipusatkan di Masjid Agung Manonjaya.
Firman berharap momentum ini bisa memperkuat soliditas antarinstansi dan masyarakat.
”Semoga kebersamaan di awal Syawal ini memberikan kekuatan bagi kita semua untuk membangun Manonjaya lebih baik lagi,” pungkasnya.
Wartawan: Henikondusif.inewsciamis.com/


















