kondusif.inewsciamis.com/, flyover tikungan ular India sukses bikin warganet mengelus dada dan pemerintah mengelus rambut karena pusing! Di kota Bhopal, India, sebuah jembatan layang alias flyover dengan tikungan 90 derajat dibangun tanpa rasa berdosa. Bentuknya bikin nyali ciut sebelum gas diinjak.
Bukan karya seniman surealis, tapi murni hasil desain teknis para insinyur dari Departemen Pekerjaan Umum (PWD).
Dan begitu proyek selesai, publik langsung bersuara: “Ini flyover atau roller coaster?”
Respon cepat langsung datang dari pemerintah Negara Bagian Madhya Pradesh.
Tak menunggu warga melakukan aksi demo gaya Bollywood, delapan insinyur langsung dikirim ke ‘pintu keluar’ proyek.
Tujuh masih aktif, satu sudah pensiun tapi tetap ikut ‘kena semprot’.
Yang dipecat bukan kaleng-kaleng dari kepala insinyur sampai teknisi desain ikut masuk daftar “Daftar Hari Ini Terakhir Anda Masuk Kantor”.
Tak puas sampai di sana, dua perusahaan yang jadi rekanan juga diblacklist, alias dicoret dari daftar proyek negara.
Mungkin karena terlalu kreatif sampai bikin jalanan seperti arena sirkus.
Kepala Menteri Madhya Pradesh, Mohan Yadav, menyampaikan perintah investigasi dengan gaya yang cukup serius, “Ada kelalaian fatal di pembangunan Aishbagh ROB,” kata dia, melalui akun X resminya.
Hasil investigasi? Tuntas. Pelaku? Lengkap. Sanksi? Langsung.
Alasannya? “Terpaksa dibuat tajam karena keterbatasan lahan.” Tapi pertanyaan warga: “Kalau lahan sempit, kenapa maksa bikin flyover?”.
Proyek flyover ini awalnya ditujukan untuk menghubungkan kawasan Mahamai Ka Bagh sampai ke New Bhopal.
Anggaran? Sekitar Rp 3,4 miliar. Manfaat? Sekitar 300.000 warga.
Tapi kalau desainnya tetap seperti sekarang, jumlah warga yang khawatir bisa lebih banyak dari jumlah yang terbantu.
Sementara komite baru dibentuk untuk merancang ulang jalur yang bisa dilalui manusia, bukan hanya karakter game GTA.


















