Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– FLS2N di SMPN 6 Ciamis SMP Negeri 6 Ciamis menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Ciamis, Kamis (8/5/2025).
Sebanyak 102 siswa dari enam komisariat SMP berpartisipasi dalam berbagai cabang lomba, seperti pantomim, tari kreasi, vokal solo, musik tradisional, hingga ilustrasi gambar.
Para juara dari ajang ini akan mewakili Kabupaten Ciamis ke tingkat Provinsi Jawa Barat dan berpeluang melaju ke tingkat nasional.
FLS2N di SMPN 6 Ciamis Beririsan dengan Ujian Akhir
Pelaksanaan kegiatan FLS2N dan FTBI tahun ini bertepatan dengan jadwal ujian akhir kelas 9.
Hal ini menimbulkan pertanyaan dari sebagian pihak mengenai efektivitas pemilihan waktu dan lokasi kegiatan.
Dinas Pendidikan: Sudah Dikomunikasikan, Kelas 9 Tidak Terlibat
Kasi Pembinaan Karakter dan Peserta Didik Dinas Pendidikan Ciamis, Rubi Julianto, menyampaikan bahwa kegiatan telah dikoordinasikan sebelumnya dengan para kepala sekolah.
Menurutnya, kegiatan ini hanya melibatkan siswa kelas 7 dan 8, sedangkan siswa kelas 9 tidak dilibatkan agar dapat fokus menjalani ujian.
“Ujian berlangsung antara tanggal 5–14 Mei. Kegiatan ini dipilih pada tanggal 8 karena waktunya tidak bersamaan langsung dengan puncak ujian. SMPN 6 juga dipilih karena jumlah siswa kelas 9-nya relatif sedikit dan ruangan sekolah mencukupi,” kata dia.
Ia juga menambahkan bahwa tempat pelaksanaan ujian dan lomba telah dipisahkan untuk mencegah gangguan.
“Iya betul kelas 9 sedang ujian saat ada kegiatan itu,” ucapnya.
Kepala Sekolah SMPN 6: Ujian dan Lomba Berjalan Bersamaan, Tapi Terpisah Ruangan
Kepala SMPN 6 Ciamis, N. Eroh Rohmawati, membenarkan bahwa pada hari yang sama, sekolah sedang melaksanakan ujian akhir untuk sekitar 65 siswa kelas 9.
Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah telah menyampaikan kepada Dinas Pendidikan mengenai adanya ujian, namun tetap melaksanakan kegiatan lomba sesuai permintaan dinas.
“Kami tidak bisa menolak karena ini kegiatan dari dinas. Tapi kami pastikan ruangan cukup dan kegiatan ujian tidak terganggu,” kata dia.
Menurutnya, jumlah siswa SMPN 6 yang relatif sedikit, yakni sekitar 120 orang, disebut sebagai faktor yang memudahkan pengaturan pembagian ruangan antara kegiatan lomba dan ujian.
Penyelenggaraan Tetap Berjalan
Meski berlangsung di tengah ujian kelas 9, kegiatan FLS2N dan FTBI tetap digelar sesuai rencana.
Pelajar dari berbagai sekolah menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka dalam bidang seni dan bahasa daerah.
Pihak sekolah dan dinas menyatakan bahwa teknis pelaksanaan telah disiapkan agar tidak mengganggu jalannya ujian, dengan pembagian ruangan yang disesuaikan.


















