Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– Keberhasilan atlet SMPN 1 Ciamis dalam meraih prestasi di Kejuaraan Pencak Silat Bandung Open Championship 2025 tidak terlepas dari dukungan orang tua atlet silat dan peran aktif sekolah dalam memfasilitasi latihan.
Tiga siswa, yaitu Rizky N (9I), Rafael Radiya (9E), dan Putri Firyaal (8A), berhasil membawa pulang dua emas dan satu perunggu setelah bersaing ketat di ajang yang berlangsung pada 5–10 Agustus 2025 di GOR KONI Bandung.
Dalam wawancara di sekolah pada Senin (11/8/2025), ketiganya sepakat bahwa motivasi dari orang tua menjadi alasan utama mereka memilih pencak silat.
“Orang tua menyarankan ikut bela diri supaya waktu luang terisi kegiatan positif,” ujar Putri.
Pelatih CWPG, Kurniawan alias Juli, menambahkan bahwa dukungan orang tua sangat penting agar anak konsisten berlatih.
Menurutnya, latihan silat mampu mengurangi risiko anak terjerumus ke pergaulan negatif seperti geng motor atau penggunaan gadget berlebihan.
“Dengan silat, anak-anak jadi lebih disiplin dan fokus pada tujuan,” jelasnya.
Sekolah juga memainkan peran besar dengan menyediakan fasilitas dan jadwal ekstrakurikuler rutin setiap Selasa dan Kamis.
Bahkan, siswa yang serius berprestasi mendapatkan jadwal latihan tambahan di luar jam sekolah, termasuk latihan fisik pada Sabtu dan Minggu.
Rizky dan Rafael mengaku bahwa kombinasi latihan di sekolah dan perguruan CWPG menjadi kunci sukses mereka.
“Latihan di sekolah membantu kami mempraktikkan teknik, sementara di CWPG kami mendapat pembinaan intensif,” kata Rafael.
Ke depan, dukungan ini akan sangat berarti karena ketiga atlet tersebut menargetkan bisa lolos ke ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) dan bahkan Porprov.
“Kalau dukungan dari sekolah dan orang tua tetap ada, insyaallah kami bisa meraih target itu,” ujar Rizky penuh optimisme.
Dengan sinergi antara orang tua, sekolah, dan pelatih, pencak silat di SMPN 1 Ciamis berpotensi terus mencetak prestasi membanggakan di masa mendatang.


















