banner 728x250
News  

Duh!, Wanita Paruh Baya Meninggal, Diduga Kelelahan Usai Antre Beli Gas Elpiji 3 Kg

Menurut Ketua RT 001 Pamulang Barat, Saeful, almarhumah kecapean saat antre beli gas elpiji 3 kg.

banner 120x600
banner 468x60

Tangerang, KondusiF — Seorang warga Pamulang, Tangerang Selatan, berinisial Y (62), meninggal dunia setelah diduga kelelahan usai antre beli gas elpiji 3 kg bersubsidi.

Menurut Ketua RT 001 Pamulang Barat, Saeful, almarhumah terlihat antre beli gas elpiji di salah satu toko yang berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya. “Beliau kecapekan, kemungkinan karena usianya juga sudah lanjut,” ujar Saeful, Senin (3/2/2025).

banner 325x300

Pagi itu, almarhumah berangkat dari rumah sekitar pukul 10.00 WIB untuk mendapatkan gas. Setelah berhasil membeli dua tabung, ia berjalan pulang. Namun, di tengah perjalanan, ia merasa lelah dan memutuskan beristirahat di depan sebuah toko laundry yang tidak jauh dari lokasi pembelian.

“Beliau tiba-tiba duduk untuk istirahat, lalu wajahnya mendadak pucat. Warga yang mengenalnya segera menghubungi keluarganya agar dijemput,” tambah Saeful.

Melihat kondisi almarhumah yang memburuk, keluarga segera membawanya ke rumah sakit terdekat. Namun, sayangnya, ia menghembuskan napas terakhir sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.

“Almarhumah sehari-hari berjualan makanan seperti nasi uduk. Beliau juga memiliki riwayat hipertensi,” kata Saeful.

Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Antrean panjang untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg pagi itu terjadi di berbagai wilayah. Bahkan, beberapa warga terpaksa mencari hingga ke daerah Sari Mulya, Kecamatan Setu. “Banyak yang mengantar anak sekolah sambil menenteng tabung gas,” ujar Saeful menggambarkan kondisi di lapangan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *