Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/ – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah.
Edukasi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam memilah sampah sejak dari rumah, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Kepala DPRKPLH Ciamis, Giyatno, menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya mengandalkan penerapan aturan.
Tapi juga mengedepankan pendekatan edukatif agar perubahan perilaku bisa tumbuh dari kesadaran.
“Kami tidak bisa hanya mengandalkan sanksi atau aturan. Kuncinya adalah kesadaran masyarakat. Karena itu, kami terus mengedukasi warga tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah dengan benar,” ujar Giyatno saag dikonfirmasi, Rabu (9/7/2025).
Edukasi Berdasarkan Regulasi
Dia menjelaskan edukasi yang dilakukan mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya.
Perda Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah
Kemudian, Perbup Nomor 32 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
Lalu, Perbup Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik
Menurutnya, dalam edukasi ini, masyarakat diajak untuk tidak hanya membuang sampah sembarangan.
Akan tetapi mulai memilah antara sampah organik dan anorganik.
“Masyarakat harus memanfaatkan fasilitas bank sampah yang kini tersebar di berbagai desa dan kelurahan,” ucapnya.
Wujudkan Ciamis Bersih Lewat Perubahan Perilaku
DPRKPLH juga menekankan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti membawa tas belanja sendiri.
Kemudian, tidak menggunakan plastik sekali pakai, serta membiasakan memilah sampah rumah tangga.
“Pemerintah daerah juga terus mendukung dengan menyediakan anggaran pengelolaan sampah, membangun fasilitas pemilahan, dan mengawasi pelaku usaha agar mematuhi aturan yang berlaku,” jelasnya.
Giyatno berharap dengan edukasi berkelanjutan dan peran aktif warga, pengelolaan sampah di Ciamis dapat berjalan lebih optimal.
“Masyarakat harus berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari,” pungkasnya.


















