Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/, Dokter spesialis RSUD Kawali masih menjadi perhatian masyarakat karena kedatangannya sering siang hari. Hal ini terungkap dalam sesi tanya jawab Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka penyusunan Standar Pelayanan Publik (SPP) RSUD Kawali pada Rabu, (18/6/2025).
Menjawab pertanyaan dari Asep Wahyudin, perwakilan Puskesmas Tambaksari, Direktur RSUD Kawali drg. Evie Triyanti menjelaskan bahwa keterbatasan tenaga medis menjadi faktor utama.
Dari total lebih dari 1,2 juta penduduk di Kabupaten Ciamis, jumlah dokter spesialis yang tersedia hanya sekitar 100 orang.
“Dokter spesialis yang bertugas di RSUD Kawali umumnya juga bekerja di rumah sakit lain. Kami mendapat jadwal pelayanan sesuai kesepakatan dengan para mitra dokter spesialis tersebut,” ungkap drg. Evie.
Pihaknya menegaskan bahwa kedatangan siang bukan disengaja, tetapi akibat pembagian tugas antar rumah sakit.
Namun ia memastikan manajemen RSUD Kawali terus berupaya menyusun ulang jadwal agar pelayanan lebih optimal dan masyarakat tidak terlalu lama menunggu.
“Kami juga sudah bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unpad untuk mendukung peningkatan kapasitas SDM ke depan,” katanya.

Terkait keluhan kebidanan yang sempat dirujuk ke rumah sakit lain, drg. Evie mengakui saat itu rumah sakit belum memiliki tim bedah dan anestesi yang lengkap.
Kini RSUD Kawali sudah memiliki dua dokter anestesi dan tengah memperkuat kesiapan tim operasi.
Lebih lanjut, ia juga mengakui bahwa pelayanan di IGD tetap menerima pasien, namun tidak semua bisa dijamin BPJS jika tidak masuk dalam kategori kegawatdaruratan.
“Meski begitu, kami tetap melayani. Bahkan bila tidak diklaim, kami tetap ikhlas,” ujarnya.


















