banner 728x250
News  

DKUKMP: Koperasi Merah Putih Bukan Sekadar Mock-Up

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,- Koperasi desa Ciamis saat ini sudah aktif berjalan dan bukan hanya sekadar konsep belaka. Hal itu ditegaskan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Ciamis, Dadan Wiadi, dalam peluncuran nasional koperasi merah putih desa dan kelurahan yang digelar secara serentak bersama Presiden RI.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas launching serentak sekitar 80.000 koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Khusus di Kabupaten Ciamis, dari 295 desa, kini sudah berdiri 258 koperasi desa dan 7 koperasi kelurahan,” ucapnya di Aula Setda Ciamis, Senin (21/7/2025).

banner 325x300

Menurutnya, mayoritas koperasi tersebut bergerak di sektor perdagangan.

Namun, ke depan mekanismenya akan fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

Dadan menambahkan bahwa proses pembangunan koperasi terus berkembang, termasuk pencapaian NPP (Nomor Pokok Pengusaha) yang sudah 90% rampung.

Dana Harus Sesuai Kebutuhan, Bukan Sekadar Disalurkan

Dadan menegaskan bahwa penyaluran dana koperasi, meski plafonnya bisa mencapai 3 hingga 9 miliar rupiah, tetap harus berbasis pada kebutuhan nyata.

“Tidak serta-merta digunakan sekaligus. Semua harus berdasarkan rekomendasi dan mempertimbangkan kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang menjadi anggota koperasi,” katanya.

Jenis usaha koperasi akan meliputi simpan pinjam, penyediaan barang dan jasa, hingga pengembangan sektor lainnya.

Namun prinsipnya tetap: dari masyarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat.

Modal Awal dan Anggota Aktif Sudah Tercatat

Sampai saat ini, koperasi desa dan kelurahan di Ciamis telah menjangkau 8.879 anggota aktif.

Tiap anggota menyetor simpanan pokok sebesar Rp25.000 dan simpanan wajib Rp8.000, yang menjadi modal dasar koperasi.

Menurut Dadan, antusiasme masyarakat untuk bergabung sangat tinggi. Karena koperasi ini memberikan peluang usaha secara inklusif dan fleksibel, tanpa paksaan atau batasan tertentu.

Pengurus Harus Jujur dan Profesional

Hal paling ditekankan dalam sambutan Dadan Wiadi adalah pentingnya integritas dan kejujuran dari para pengurus koperasi.

“Dana yang dikelola adalah uang masyarakat. Maka dari itu, pengurus koperasi harus menjaga amanah tersebut dengan baik,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa etika, moral, dan profesionalitas merupakan syarat mutlak agar koperasi benar-benar mampu memberdayakan anggotanya.

Pernyataan ini senada dengan arahan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, yang mengingatkan agar pengelolaan koperasi dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *