banner 728x250
News  

Diskominfo Ciamis Imbau Warga Waspada Modus Giveaway Tipu-Tipu di Medsos

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– Diskominfo Ciamis Imbau Giveaway Palsu,- Menyusul maraknya kasus penipuan berkedok giveaway di media sosial, termasuk yang baru-baru ini menimpa seorang warga di Kecamatan Baregbeg, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ciamis mengeluarkan imbauan resmi agar masyarakat lebih waspada.

Sekretaris Diskominfo Ciamis, Hendri Ridwansyah, menekankan pentingnya kehati-hatian dalam merespons tawaran hadiah yang mencurigakan.

banner 325x300

Apalagi jika hadiah yang ditawarkan terkesan mewah dan diikuti dengan permintaan biaya tertentu.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis agar lebih waspada terhadap akun-akun yang menjanjikan giveaway, baik berupa uang tunai maupun barang mewah, terutama yang disertai dengan permintaan ongkos kirim atau biaya administrasi,” ujar Hendri saat dikonfirmasi, Minggu (13/7/2025).

Menurutnya, giveaway yang asli misalnya dari perusahaan resmi, tokoh publik, atau influencer ternama umumnya tidak memungut biaya kepada pemenang.

Biasanya, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka promosi atau peringatan hari jadi, dan mekanismenya pun transparan.

“Kalau memang giveaway murni, biasanya tidak ada biaya tebus atau ongkos kirim yang besar. Bahkan banyak yang langsung memberikan hadiahnya secara gratis kepada pemenang yang terpilih secara acak atau lewat kuis yang jelas,” jelasnya.

Ciri-Ciri Giveaway yang Perlu Diwaspadai

1. Akun mencurigakan – Lihat profil akun penyelenggara: apakah interaksinya aktif dan wajar?

2. Komentar dinonaktifkan – Biasanya penipu menutup kolom komentar agar calon korban tidak melihat peringatan atau testimoni korban lain.

3. Meminta data pribadi sensitif – Seperti nomor KTP, rekening bank, hingga tanggal lahir.

4. Testimoni palsu – Banyak akun penipu menampilkan testimoni buatan agar terlihat meyakinkan.

5. Minta transfer uang lebih dulu – Baik untuk ongkir, biaya admin, atau pajak hadiah.

6. Nomor WhatsApp mencurigakan – Bisa dicek di aplikasi pendeteksi spam atau melalui aplikasi pengecekan nama kontak publik.

“Kalau kita cek nomor WA mereka di aplikasi pihak ketiga, biasanya akan muncul tag ‘berisiko penipuan’ atau sudah pernah ditandai pengguna lain,” tambah Hendri.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergoda hanya karena embel-embel hadiah iPhone, uang tunai, atau barang mahal.

“Jangan sampai niat ingin dapat hadiah, malah jadi korban penipuan,” tegasnya.

Tutup Celah Penipuan

Sebagai penutup, Diskominfo mengingatkan agar masyarakat terus meningkatkan literasi digital, terutama dalam mengenali pola-pola penipuan online.

Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang atau admin akun yang bersangkutan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *