Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,- Pemerintah Kabupaten Ciamis tak ingin main-main dalam urusan penyaluran bantuan sosial (bansos). Guna memastikan bantuan jatuh ke tangan yang tepat, Disdukcapil Kabupaten Ciamis kini tengah tancap gas mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Langkah nyata ini terlihat saat Disdukcapil menggandeng Dinas Sosial (Dinsos) Ciamis menggelar aktivasi massal IKD di Aula Dinas Sosial, Rabu (6/5/2026).
Petugas menyasar para pegawai Dinsos, agen sosial, hingga personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebagai target utama.
Jadi Senjata Lawan Data Ganda
Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis, Yayan Muhamad Supyan, menegaskan bahwa IKD bukan sekadar “KTP di HP”.
Menurutnya, identitas digital ini adalah kunci untuk mengunci integrasi data lintas sektor agar tidak ada lagi cerita bansos nyasar atau data ganda.
”IKD ini bukan hanya pengganti KTP fisik, tapi kunci integrasi data. Dengan IKD, verifikasi penerima bantuan jadi lebih cepat, akurat, dan yang terpenting meminimalisir potensi duplikasi data,” tegas Yayan di lokasi kegiatan.
Yayan menambahkan, kolaborasi dengan Dinsos sangat krusial karena data kependudukan merupakan fondasi utama program perlindungan sosial.
Oleh karena itu, ia mewajibkan petugas lapangan seperti Tagana untuk melek digital terlebih dahulu.
”Mereka ini ujung tombak. Jika petugasnya sudah aktif IKD, mereka bisa memastikan data masyarakat valid saat di lapangan. Bantuan pun jadi tepat sasaran,” tambahnya.
Permudah Urusan Perbankan hingga Kesehatan
Senada dengan Yayan, pihak Dinas Sosial Kabupaten Ciamis menilai digitalisasi ini sebagai langkah strategis.
Penggunaan IKD diyakini bakal membuat kualitas data penerima manfaat jauh lebih valid dan terintegrasi.
”Melalui aktivasi IKD, data penerima akan lebih valid. Ini meminimalisir kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat,” ujar Kepala Dinsos Ciamis.
Tak hanya urusan bansos, Yayan juga mengajak seluruh warga Ciamis untuk segera beralih ke identitas digital.
Pasalnya, IKD ke depan akan menjadi “kunci sakti” untuk mengakses berbagai layanan publik.
”Ke depan, IKD akan nyambung ke layanan kesehatan, perbankan, hingga urusan publik lainnya. Jadi, yuk warga Ciamis segera aktivasi agar semua urusan jadi lebih simpel,” pungkasnya.
Melalui akselerasi ini, Pemkab Ciamis berharap pelayanan publik menjadi lebih modern dan transparan.
Targetnya jelas: pelayanan cepat, data akurat, dan masyarakat puas.


















