Tasikmalaya,kondusif.inewsciamis.com/ – SMA Negeri 10 Tasikmalaya meriahkan perayaan Dies Natalis ke-19 dengan rangkaian kegiatan kreatif dan edukatif sejak Senin hingga Jumat (22–26/9/2025).
Mengusung tema “Mekarti Santara: Memelihara, Melestarikan Kreativitas Karya Warisan Nusantara”, sekolah ini menghadirkan beragam agenda yang memadukan pendidikan, budaya, dan sosial.
Sejumlah kegiatan digelar, mulai dari bazar kewirausahaan, fashion show eco-print, karnaval daur ulang, hingga donor darah.
Kemudian, festival budaya dan tabligh akbar menambah warna pada perayaan kali ini.
Kepala SMA Negeri 10 Tasikmalaya, Muhammad Engkas Suhartono, S.Sos., M.Pd., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara melibatkan siswa dari kelas 10 hingga 12, dengan memadukan unsur kurikulum, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
“Rangkaian ini bukan sekadar perayaan. Hari pertama fokus pada kegiatan kewirausahaan untuk siswa kelas 10, sementara hari kedua dan ketiga kami menggelar P5 bertema ekologi. Semua kegiatan ini bagian dari kurikulum, sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar sekaligus praktik,” ujarnya pada Kamis (25/9/2025).
Selain edukasi, perayaan Dies Natalis juga diwarnai kegiatan sosial, seperti donor darah dan program “Sepuluh Tasikmalaya Berbagi” yang menyasar siswa yatim piatu.
Dies Natalis SMAN 10 Tasikmalaya Kapolres Bagikan SIM Gratis
Puncak acara semakin meriah dengan kehadiran Kapolres Tasikmalaya, anggota DPRD Kota, dan para kepala sekolah terdahulu.
Kapolres memberikan kejutan dengan membagikan 70 paket sembako kepada warga sekolah serta SIM gratis untuk 30 siswa.
“Besok, rangkaian Dies Natalis akan ditutup dengan Tabligh Akbar sekaligus peringatan Maulid Nabi. Semua terlaksana berkat dukungan orang tua, komite, dan kreativitas anak-anak. Sekolah hanya memberikan arahan,” kata Engkas.
Tak hanya berfokus pada perayaan, SMA Negeri 10 juga terus mendorong prestasi siswa melalui jargon“Tiada Pekan Tanpa Prestasi”.
Sekolah ini menerapkan double track curriculum untuk memfasilitasi siswa yang ingin melanjutkan kuliah maupun langsung bekerja.
Program vokasi yang ditawarkan meliputi tata boga, tata busana, otomotif, hingga bisnis digital, bekerja sama dengan pengusaha lokal.
“Kami ingin SMA Negeri 10 sejajar dengan sekolah terbaik di Kota Tasikmalaya. Siswa yang ingin kuliah dibimbing tim UTBK, sedangkan yang ingin bekerja dibekali pelatihan vokasi lengkap dengan sertifikat keahlian,” pungkas Engkas.
Wartawan: Heni kondusif.inewsciamis.com/


















