banner 728x250
News  

Mahasiswa Ciamis Demo di DPRD:“Kami Hanya Ingin Sidang, Bukan Merusak”

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,Demo DPRD Ciamis, Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Ciamis menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Senin (1/9/2025). Mereka datang dengan membawa satu tuntutan utama, yakni agar pintu gedung dibuka sehingga mereka bisa melaksanakan sidang rakyat di dalamnya.

Dalam orasinya, mahasiswa menegaskan bahwa aksi yang mereka lakukan bukan untuk menciptakan kericuhan, melainkan untuk menyampaikan aspirasi rakyat.

banner 325x300

“Kami hanya ingin masuk dan menyampaikan aspirasi. Kalau diberikan ruang, kami tidak akan merusak fasilitas umum. Kami ingin sidang rakyat dilakukan di rumah rakyat,” tegas salah seorang orator.

Aliansi mahasiswa juga menyuarakan kekecewaan terhadap berbagai kasus yang melibatkan aparat kepolisian di Indonesia.

Salah satunya kasus pengemudi ojek online (ojol) yang tewas akibat ditabrak, namun menurut mereka tidak mendapat penanganan yang adil.

“Kami menuntut sedikit saja keadilan. Kalau ada rakyat yang wafat karena aparat, kenapa diam saja?” lanjutnya.

Suasana aksi sempat memanas ketika mahasiswa mencoba memaksa masuk ke dalam gedung.

Dorong-dorongan dengan aparat kepolisian tidak terhindarkan.

Meski begitu, mahasiswa menekankan bahwa mereka bukan anarko.

“Apakah kami ancaman? Kami hanya mahasiswa yang ingin menyampaikan suara rakyat. Lalu bagaimana dengan koruptor yang justru dilindungi?” sindir salah satu peserta aksi.

Demo DPRD Ciamis Meminta Gerbang  Dibuka

Mahasiswa menegaskan, tuntutan mereka sederhana: gerbang DPRD harus dibuka. Dengan begitu, aspirasi bisa tersampaikan secara bermartabat.

“Kalau pintu dibuka, narasi perjuangan kami sampai. Tapi jika ditutup, suara mahasiswa terhalang,” ungkapnya.

Aksi ini juga diwarnai pembacaan sumpah mahasiswa Indonesia, di mana mereka bersumpah berbangsa satu tanpa penindasan, bertanah air satu tanpa diskriminasi, dan berbahasa satu tanpa kebohongan.

Hal ini menegaskan bahwa gerakan mahasiswa Ciamis berlandaskan moral, bukan kerusakan.

Hingga sore, mahasiswa masih bertahan di depan gedung DPRD.

Mereka juga berharap pihak dewan memberi respons atas aspirasi yang disuarakan.

“Kami tidak ingin pulang dengan tangan kosong. Kami ingin suara rakyat benar-benar didengar,” tutup salah seorang koordinator aksi.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *