banner 728x250
News  

Dalam Gelap, Pedagang Mall Mega Bekasi Berjuang Menyelamatkan Dagangan

Dalam kondisi gelap dan penuh ketidakpastian, para pedagang masih berharap ada titik terang bagi masa depan usaha mereka.

banner 120x600
banner 468x60

Bekasi, Kondusif – Malam yang gelap dan lantai yang masih becek tidak menghentikan para pedagang di Mall Mega Bekasi untuk menyelamatkan sisa dagangan mereka. Pasca banjir besar yang merendam lantai dasar mal, mereka masih berusaha memilah mana barang yang bisa diselamatkan dan mana yang sudah rusak.

Pantauan di lokasi pada Rabu (5/3/2025) malam, para pedagang hanya mengandalkan penerangan dari senter pribadi atau lampu ponsel. Mal tidak lagi menyalakan listrik, meninggalkan mereka dalam kondisi serba sulit.

banner 325x300

Oestavian (28), seorang karyawan toko distro, mengungkapkan bahwa pihak mal memberikan batas waktu kepada pedagang untuk mengambil barang hingga sore tadi. Namun, pekerjaan mereka belum selesai.

“Mau dibersihin dulu, kita pilih yang bagus-bagus, bisa dijual lagi atau nanti bagaimana baiknya,” katanya.

Bersama sepuluh rekannya, Oestavian terus memilah barang dalam kondisi gelap. Mereka harus berhati-hati karena genangan air masih mencapai satu meter lebih di beberapa titik.

“Masih genang airnya, sedada saya ini. Ada yang seperut. Kita ambilinnya sambil gelap-gelapan, pakai senter aja. Banyak barang kepencar, kayaknya nggak semua bisa keambil,” tuturnya.

Harapan Pedagang: Jangan Ada Lagi Lapak di Lantai Dasar

Fahrozak (50), pedagang aksesori yang tokonya terdampak banjir, mengaku kehilangan sebagian besar dagangannya.

“Ya udah basah sih, paling 50 persen lah bisa kembali,” ujarnya pasrah.

Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi pengelola mal agar tidak lagi menyewakan lapak di lantai dasar.

“Kalau bisa jangan disewakan lagi buat dagang, mending buat parkir aja. Kami dagang bertahun-tahun, hancur seketika. Kalau banjir lagi, rugi terus,” katanya tegas.

Manajemen dan Pemerintah Diminta Bertanggung Jawab

Selain itu, para pedagang berharap ada bentuk tanggung jawab dari pihak pengelola mal dan pemerintah. Mereka meminta solusi agar bisa kembali berdagang.

“Ya manajemen juga harus ada tanggung jawabnya atas kerugian seperti ini. Pemerintah juga cari solusinya lah. Mungkin ada tempat dagang sementara, supaya kami tetap bisa jualan,” ungkap Fahrozak.

Dalam kondisi gelap dan penuh ketidakpastian, para pedagang Mall Mega Bekasi masih berharap ada titik terang bagi masa depan usaha mereka.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *