banner 728x250

Cara Brigadir Meti Menjaga Pusakanagara: Dari Judi Online hingga Jebakan Tautan Palsu

banner 120x600
banner 468x60

CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/,- Di bawah naungan pohon dan obrolan santai di Dusun Karangkendal, Brigadir Meti Dwi Meirisa bergerak lincah. Bukan untuk melakukan penyergapan, melainkan merajut kembali kepercayaan warga.

Personel Bhabinkamtibmas Desa Pusakanagara ini mendatangi pusat-pusat aktivitas warga di RT 01 RW 07, Kecamatan Baregbeg, Ciamis, untuk memastikan wilayahnya tetap “adem” menjelang libur panjang akhir pekan.

banner 325x300

​Aksi jemput bola ini bukan tanpa alasan. Polsek Ciamis menyadari bahwa keamanan wilayah tidak cukup hanya dijaga dengan patroli sirene, melainkan melalui koordinasi dan komunikasi (Koorkom) yang menyentuh akar rumput.

​Dalam pertemuan tersebut, Brigadir Meti tidak hanya berbicara soal ancaman klasik seperti pencurian motor (C3).

Ia membawa isu yang lebih kontemporer: judi online, penyalahgunaan narkoba, hingga ancaman siber yang kini mulai merambah ke pelosok desa.

​“Warga harus lebih waspada, terutama terhadap maraknya penipuan melalui pesan singkat. Jangan asal klik link di SMS atau WhatsApp,” ujar Brigadir Meti di sela-sela dialognya dengan masyarakat, Kamis, (2/4/2026).

​Kapolsek Ciamis, Kompol Alan Dahlan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan instruksi langsung Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah untuk menciptakan kondisi yang kondusif.

“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat merasa aman dan nyaman. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk mendeteksi dini setiap potensi gangguan kamtibmas,” kata Alan.

​Menghadapi libur panjang yang segera tiba, Polsek Ciamis memperketat pengawasan.

Polisi mengajak warga untuk proaktif menjadi “mata dan telinga” bagi lingkungannya sendiri.

Melalui sinergi ini, informasi mengenai indikasi gangguan keamanan diharapkan bisa mengalir lebih cepat ke telinga Bhabinkamtibmas maupun Babinsa.

​Strategi Koorkom ini pun menjadi senjata utama Polsek Ciamis untuk memperkuat solidaritas warga.

Di Dusun Karangkendal, keamanan kini bukan lagi sekadar tugas seragam cokelat, melainkan tanggung jawab kolektif yang dimulai dari obrolan di depan teras rumah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *