Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/ – Polemik kursi Wakil Bupati Ciamis masih terus bergulir. Hingga kini, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa belum ada calon wakil bupati yang benar-benar serius maju mendampinginya. Menurutnya, dari sekian nama yang sudah muncul, semuanya masih sebatas “omon-omon”.
Hal itu disampaikan Herdiat saat menghadiri pelantikan Pengurus DPD Partai Nasdem Ciamis periode 2025–2029, Di Gedung Kesenian, Rabu (20/8/2025).
Herdiat mengungkapkan, setidaknya sudah ada tujuh orang yang datang bersilaturahmi kepadanya dengan niat mencalonkan diri sebagai wakil bupati.
Calon Wakil Bupati Ciamis Cuma Omon-Omon
Namun, tak satu pun yang membawa surat rekomendasi resmi dari partai politik pengusung.
“Yang jelas mekanismenya kan sudah ada. Saya baru bisa menentukan sikap ketika calon wakil membawa surat rekomendasi dari partainya. Kalau tidak ada surat rekomendasi, ya itu hanya omon-omon saja. Selama ini ada yang datang ke saya tujuh orang, tapi semuanya omon-omon,” sindir Herdiat.
Calon Wabup Harus Didukung Partai
Herdiat menegaskan, dirinya tidak memiliki masalah dengan siapapun yang akan mendampinginya sebagai wakil bupati.
Namun, syarat mutlaknya adalah adanya sinergitas antara calon wakil bupati dengan eksekutif, legislatif, serta partai politik pengusung.
“Dengan siapapun saya tidak masalah. Yang jelas harus ada sinergitas, baik dengan eksekutif maupun legislatif dan partai politik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa proses politik bukan sekadar wacana atau basa-basi pertemuan pribadi.
Tanpa landasan formal berupa rekomendasi partai, seorang calon tidak bisa dipertimbangkan lebih jauh.
Kekosongan Wabup Jadi Sorotan
Kursi wakil bupati Ciamis hingga kini memang masih kosong sejak Herdiat dilantik kembali.
Kondisi ini membuat masyarakat bertanya-tanya kapan posisi tersebut akan diisi.
Pernyataan Herdiat soal “omon-omon” ini seakan menjadi sindiran keras bagi para kandidat yang lebih banyak berbicara ketimbang menempuh langkah formal.
Hal ini juga mempertegas bahwa bola panas ada di tangan partai politik, bukan semata-mata di meja bupati.
Dengan adanya mekanisme resmi dan keterlibatan banyak partai dalam koalisi, perjalanan menuju kursi wabup Ciamis diprediksi masih akan panjang.


















