banner 728x250
News  

BUMDes Tiga Lima Nasol Gerakkan Ketahanan Pangan, Fokus pada Domba, Jahe, dan Jagung

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/– Desa Nasol di Kabupaten Ciamis mulai bergerak nyata dalam memperkuat kemandirian pangan. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tiga Lima Nasol, pemerintah desa resmi meluncurkan program ketahanan pangan, sebagai tindak lanjut dari Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kepmendesa) Nomor 3 Tahun 2025 tentang panduan penggunaan Dana Desa.

Direktur BUMDes Tiga Lima Nasol, Hari Kurniawan, S.H., mengatakan bahwa berdasarkan regulasi tersebut, setiap desa wajib mengalokasikan 20 persen Dana Desa.

banner 325x300

Tujuannya untuk kegiatan ketahanan pangan melalui penyertaan modal ke Bumdesa.

“Sebagai bentuk komitmen, kami bersama pemerintah desa, kelompok tani, gapoktan, serta tokoh masyarakat melakukan penggalian potensi desa pada 10 Juli 2025,” kata Hari.

“Dari situ, lahirlah tiga sektor prioritas: breeding domba, pertanian jahe, dan budidaya jagung,” tambahnya.

Setelah melalui musyawarah desa pada 19 Juli 2025, BUMDes pun memulai tahap pelaksanaan dengan pendekatan yang akuntabel.

Sebelum menyalurkan bantuan ternak, tim melakukan analisis kelayakan usaha dan verifikasi calon peternak mitra plasma.

“Lebih dari 50 peternak mendaftar, dan kami seleksi sesuai kuota yang ada dalam proposal usaha. Total akan dijalankan 60 ekor domba betina dan 3 ekor jantan, semua prosesnya terbuka melalui rapat direksi yang juga melibatkan pengawas, komisaris, dan BPD,” jelas Hari.

BUMDes Tiga Lima Sertakan Modal Rp 286 Juta

Sementara itu, Sekretaris Bumdesa Tiga Lima Nasol, Dimas Yanuar, menuturkan bahwa total penyertaan modal tahun 2025 mencapai Rp286,17 juta.

Dana tersebut difokuskan pada tiga sektor utama.

Disertai pembentukan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Barang dan Jasa untuk memastikan proses pengadaan berjalan sesuai ketentuan.

“Selain itu, kami juga membuat perjanjian kerja sama resmi antara Bumdesa dan peternak mitra plasma, lengkap dengan hak dan kewajiban masing-masing pihak,” terang Dimas.

Menurutnya, tujuan utama program ini bukan hanya memperkuat ketahanan pangan.

Tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi warga.

“Kami ingin Desa Nasol punya produk unggulan sendiri yang bisa menopang kesejahteraan masyarakat. Harapannya, dari sini lahir swasembada pangan dan ekonomi desa yang tangguh,” ujarnya.

Selain fokus pada program baru, Bumdesa Tiga Lima Nasol juga terus mengembangkan unit usaha yang telah berjalan.

Seperti perdagangan, persewaan alat pertanian, peternakan, dan perikanan.

Dengan dukungan masyarakat dan manajemen yang transparan.

Bumdesa ini diharapkan menjadi contoh sukses pelaksanaan Kepmendesa 3/2025 di Kabupaten Ciamis.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *