Jakarta, Kondusif – Influenser sekaligus Konten kreator kuliner ternama, Bobon Santoso, resmi memeluk agama Islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat. Prosesi sakral tersebut berlangsung di Masjid An Ni’mah, Citra Grand Cibubur, dipandu langsung oleh Ustadz Derry Sulaiman dan disaksikan para jamaah yang hadir, Senin (10/3/2025).
Momen penuh haru ini dibagikan oleh Ustadz Derry melalui unggahan di Instagram. Dalam video yang beredar, tampak Bobon menjabat tangan sang ustadz dengan penuh khidmat, lalu mengucapkan syahadat dengan suara mantap:

“Saya bersaksi, tiada Tuhan selain Allah. Dan saya bersaksi Nabi Muhammad utusan Allah.” ucap Bobon dengan sangat yakin mengucapkan dua kalimah syahadat.
Begitu syahadat selesai diucapkan, Ustadz Derry langsung mengumandangkan takbir, diikuti oleh para jamaah yang menyaksikan momen tersebut dengan penuh semangat.
Bobon Santoso: Mohon Doakan yang Terbaik
Setelah resmi menjadi mualaf, Bobon mengungkapkan perasaannya kepada Ustadz Derry. Ia tampak emosional dan tak kuasa menahan rasa haru.
“Pengen nangis saya, Ustadz. Seriusan,” ujarnya sambil berpelukan dengan sang ustadz.
Namun, Bobon memilih untuk tidak banyak berkomentar mengenai keputusannya memeluk Islam. Melalui Instagram Story, ia hanya menulis pesan singkat.
“Tidak melayani tanya jawab. Biar menjadi urusanku dengan Allahku. Mohon doakan saja yang terbaik,” tulis Bobon Santoso
Doa dan Harapan untuk Bobon
Keputusan Bobon Santoso menjadi mualaf pun disambut hangat oleh banyak pihak. Ustadz Derry Sulaiman turut mengajak umat Islam untuk mendoakan Bobon, agar senantiasa istiqomah dalam keimanan dan terus belajar tentang Islam.
“Kirimkan doa terbaik untuk master chef Bobon Santoso beserta keluarga dan tim khidmat umat Kuali Merah Putih. Semoga istiqomah dalam iman dan Islam, teruslah belajar sampai akhir hayat,” tulisnya di Instagram.
Perjalanan spiritual Bobon Santoso kini memasuki babak baru. Keputusannya memeluk Islam bukan hanya menjadi kabar besar bagi para penggemarnya, tetapi juga menjadi pengingat bahwa hidayah bisa datang kepada siapa saja, kapan saja.


















