banner 728x250
News  

Bey Machmudin dan Dedi Mulyadi Sepakati Akselerasi Pembangunan Jelang Pelantikan Gubernur Jawa Barat

Bey Machmudin dan Dedi Mulyadi Sepakati Akselerasi Pembangunan Jelang Pelantikan Gubernur Jawa Barat
banner 120x600
banner 468x60

BANDUNG, kondusif.inewsciamis.com/Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin bersama Gubernur terpilih Dedi Mulyadi sepakat untuk mempercepat dan menyelaraskan pembangunan di provinsi ini menjelang pelantikan resmi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih. Kesepakatan ini terhasilkan dalam Rapat Pimpinan yang digelar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, pada Rabu (22/1/2025).

Bey Machmudin mengungkapkan bahwa sinkronisasi program pemerintah daerah dengan visi dan misi Gubernur terpilih tengah berjalan. Ia optimistis bahwa postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat dapat lebih responsif dalam mendorong percepatan pembangunan.

banner 325x300

“Postur APBD nanti akan lebih cepat lagi mengakselerasi pembangunan,” ujar Bey.

Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian Gubernur terpilih adalah perbaikan infrastruktur jalan. “Pak Dedi menekankan pentingnya memperbaiki jalan agar perjalanan antarwilayah lebih nyaman. Ini langkah yang sangat positif,” kata Bey.

Realisasi Janji Kampanye

Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa realisasi janji kampanye kepada masyarakat menjadi prioritas utama pemerintahannya kelak. Ia menyoroti pentingnya layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, listrik, air bersih, dan perumahan sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

“Seluruh janji kampanye saya harus direalisasikan. Prioritas kami adalah layanan dasar masyarakat,” ujar Dedi.

Dedi juga berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan dengan pemerataan kapasitas rumah sakit di seluruh wilayah Jawa Barat. Ia menargetkan penghapusan antrean panjang di rumah sakit, sekaligus memastikan seluruh rumah sakit memiliki kualitas layanan yang setara.

“Tidak boleh ada lagi antrean panjang di rumah sakit. Semua rumah sakit harus punya kemampuan yang sama,” tegasnya.

Fokus pada Infrastruktur dan Efisiensi Anggaran

Dalam bidang infrastruktur, Dedi berkomitmen untuk menghilangkan jalan rusak di seluruh provinsi. “Kondisi jalan akan diperbaiki sesuai fungsinya, apakah untuk daerah pertanian atau kawasan industri,” jelasnya.

Selain itu, penyediaan listrik untuk sekitar 140.000 warga yang belum terlayani juga menjadi prioritas. Untuk merealisasikan target ini, Dedi menekankan perlunya efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah.

“Pasti ada nomenklatur yang digeser, besarannya yang diubah. Angka-angka yang tidak efisien dan tidak produktif akan dihapus. Ini untuk memastikan anggaran lebih optimal,” katanya.

Dedi optimistis bahwa melalui efisiensi anggaran, APBD Perubahan 2025 akan menyediakan tambahan dana yang signifikan untuk belanja publik. “Dari analisis APBD Murni, kami menemukan potensi tambahan hingga lebih dari Rp2 triliun untuk dialokasikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Apresiasi terhadap Tim Transisi

Dedi Mulyadi turut mengapresiasi langkah Penjabat Gubernur Bey Machmudin yang telah membentuk tim transisi yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, keberadaan tim ini sangat penting untuk memastikan kesinambungan kebijakan dalam proses peralihan kepemimpinan.

“Langkah ini sangat baik untuk menjamin pelaksanaan kebijakan yang berkesinambungan,” tutup Dedi.

Dengan semangat kolaborasi antara Penjabat Gubernur dan Gubernur terpilih, masyarakat Jawa Barat diharapkan dapat merasakan percepatan pembangunan yang lebih nyata dan merata di berbagai sektor.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *