Tasikmalaya, kondusif.inewsciamis.com/ – Rasa haru menyelimuti wajah Rohendi (60), seorang tukang rongsokan yang juga Linmas Desa Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Rumahnya yang telah puluhan tahun berdiri rapuh, akhirnya disentuh kepedulian.
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79, Polres Tasikmalaya Kota mewujudkan program bedah rumah bagi warga tidak mampu dan Rohendi menjadi salah satu penerima manfaatnya.
Program sosial yang menyentuh ini dimulai dengan seremoni peletakan batu pertama pada Selasa (17/6/2025), di Kampung Cikadu, RT 04 RW 01, Desa Cilangkap.
Kapolsek Manonjaya AKP Endang Wijaya, S.Sos, mewakili Kapolres Tasikmalaya hadir langsung memimpin kegiatan.
Sebelumnya, proses perobohan rumah telah dilakukan pada Senin (16/6/2025) oleh tim bedah rumah dari Polres Tasikmalaya Kota.
Dengan melibatkan TNI-Polri, Pemerintah Kecamatan dan Desa, Bhayangkari Ranting Polsek Manonjaya, Forum Linmas, dan masyarakat sekitar.
“Kami ingin Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tapi juga dalam aspek kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Endang dalam sambutannya.
“Targetnya sebelum 1 Juli 2025 rumah sudah rampung. Ini bukan simbolis ini bentuk nyata kepedulian kami,” tambahnya.
Bedah Rumah Polres Tasikmalaya Kota
Mata Rohendi berkaca-kaca saat menyampaikan rasa syukurnya.
Baginya, bantuan ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, tapi penyelamat bagi masa depan keluarganya.
“Saya hanya tukang rongsokan, tidak pernah mimpi rumah saya dibangun orang polisi. Terima kasih, Pak Kapolres, Pak Kapolsek, semua yang membantu. Ini hadiah yang tak terlupakan,” ucapnya dengan suara bergetar.
Ketua RW 01 Dusun Cikadu, Fitri Andriani, menyebut program ini sebagai wujud nyata sinergi antara Polri dan rakyat.
Ia berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi program berkelanjutan, menjangkau warga lain yang juga hidup dalam keterbatasan.
“Inilah bentuk nyata polisi dekat dengan rakyat. Ini bukan pencitraan—kami melihat langsung, dan kami rasakan manfaatnya,” katanya.
Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-79 yang mengusung tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.
Program bedah rumah ini menjadi bukti bahwa kepolisian bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga penjaga harapan.


















