Ciamis, kondusif.inewsciamis.com/ – Pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi juga fondasi utama pembangunan daerah. Dengan semangat ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis menggelar Sosialisasi Pajak Daerah di Aula Prabu Haryang Kancana, Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, pada Rabu (5/3/2025).
Acara ini dihadiri oleh Kepala Bapenda Ciamis Dr. Aep Saepulloh, M.Si., Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Ciamis, Kasi Datun Kejari Ciamis, perwakilan Samsat Ciamis, serta para camat dan kepala desa dari Kecamatan Lumbung, Sukamantri, Panjalu, dan Panumbangan.
Pajak sebagai Kunci Pembangunan Berkelanjutan
Dalam pemaparannya, Dr. Aep Saepulloh menegaskan bahwa kemandirian daerah sangat bergantung pada optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
“Kita tidak hanya bicara soal anggaran belanja, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita meningkatkan pendapatan. Jika kita bisa memperbesar kapasitas fiskal, maka pembangunan daerah bisa berjalan tanpa ketergantungan yang berlebihan pada dana dari pusat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi pajak bagi masyarakat, terutama dalam memahami bagaimana pajak yang mereka bayarkan kembali dalam bentuk pembangunan fasilitas publik, layanan kesehatan, hingga infrastruktur desa.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa pajak bukanlah beban, tetapi investasi untuk masa depan daerah. Dengan pajak yang dikelola optimal, kesejahteraan warga pun akan meningkat,” tambahnya.
Apresiasi bagi Desa yang Berkontribusi Besar
Tak hanya sekadar sosialisasi, dalam kesempatan ini Bapenda Ciamis juga memberikan apresiasi kepada desa-desa yang berhasil mencapai dan bahkan melampaui target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PB3P) pada tahun 2024.
“Kami sangat bangga dengan kinerja kepala desa dan camat yang aktif dalam meningkatkan kesadaran pajak warganya. Tahun ini, tantangan akan lebih besar, tetapi dengan sinergi yang kuat, kita bisa mencapai target yang lebih tinggi,” ungkap Dr. Aep Saepulloh.
Foto: Peserta Kegiatan Sosialisasi Perpajakan
Sebagai bagian dari strategi peningkatan pendapatan daerah, pemerintah juga akan segera menyalurkan Bantuan Pajak dan Pendapatan Daerah (BP2P) kepada desa-desa yang berprestasi dalam pelunasan pajak.
Peran Penting Masyarakat dalam Keberhasilan Pajak Daerah
Salah satu peserta sosialisasi, Kepala Desa Panjalu, H. Yuyus Surya Adinagara, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya edukasi pajak hingga ke tingkat RT dan RW.
“Kadang masyarakat masih berpikir bahwa pajak hanya menguntungkan pemerintah. Padahal, semua fasilitas yang kita gunakan, seperti jalan, penerangan, hingga bantuan sosial, semuanya bersumber dari pajak,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Datun Kejari Ciamis, Nizar, S.H., menekankan bahwa selain edukasi, penting juga untuk menegakkan aturan bagi mereka yang masih lalai dalam membayar pajak.
“Edukasi tetap yang utama, tetapi penegakan hukum juga harus dilakukan jika ada pihak yang dengan sengaja menghindari pajak. Ini demi keadilan bagi masyarakat yang sudah taat,” tegasnya.
Mendorong Kesadaran Pajak demi Masa Depan Daerah
Dengan adanya sosialisasi ini, Bapenda Ciamis berharap partisipasi masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat, sehingga pembangunan daerah bisa berjalan lebih cepat dan merata.
“Pajak bukan hanya tentang angka, tetapi juga tentang kepedulian kita terhadap kemajuan daerah sendiri. Jika kesadaran ini tumbuh di setiap warga, maka Ciamis bisa semakin maju dan mandiri,” tutup Aep Saepulloh.***
Jurnalis: Nurhaeni


















